Jan Olde: Skuad Dewa United Bugar Jelang Lawan Malut United
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink memastikan seluruh pemainnya dalam kondisi bugar jelang laga pekan ke-27 Super League melawan Malut United, Minggu (12/4) malam, di Stadion Gelora Kie Raha Ternate. Kepastian itu disampaikan Jan Olde Riekerink di Ternate, Sabtu, menjelang pertandingan penting tersebut.
Menurut dia, kondisi tim mulai membaik setelah memiliki waktu persiapan yang cukup usai laga sebelumnya. Situasi itu memberi ruang bagi tim pelatih untuk menyiapkan pertandingan dengan lebih matang, termasuk membuka opsi perubahan sistem permainan.
“Kondisi pemain mulai fresh. Kami punya cukup waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini, termasuk kemungkinan melakukan perubahan sistem,” kata Pelatih Malut United, Jan Olde Riekerink melalui siaran pers, Sabtu.
Salah satu persoalan yang dihadapi Dewa United adalah absennya Nick Kuipers. Bek andalan itu harus menepi karena akumulasi kartu kuning yang didapat saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pertandingan sebelumnya.
Meski begitu, Jan Olde Riekerink tidak terlalu cemas dengan kehilangan tersebut. Ia menyebut timnya masih memiliki beberapa pemain yang dapat mengisi posisi itu. Salah satu nama yang disiapkan adalah Wahyu Prasetyo.
“Ada beberapa pemain yang bisa kami turunkan di posisi itu, salah satunya Wahyu Prasetyo. Dia pemain fleksibel, bisa bermain di sayap maupun sebagai center back,” katanya.
Selain Wahyu Prasetyo, Vico Duarte juga berpeluang mendapat menit bermain lebih banyak. Jan Olde Riekerink menilai pemain itu siap menjadi pelapis dan menunjukkan performa terbaiknya. Kesempatan itu terbuka setelah sebelumnya ia minim bermain di klub lamanya karena persaingan posisi.
Dewa United datang ke pertandingan ini dengan modal kemenangan 1-0 atas PSIM Yogyakarta. Hasil itu menempatkan tim berjuluk Tangsel Warriors di peringkat ke-9 klasemen sementara dengan 37 poin.
Dalam lima pertandingan terakhir, performa Dewa United cukup stabil. Mereka mengumpulkan 10 poin dari tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Walau baru menang pada laga sebelumnya, Jan Olde Riekerink belum sepenuhnya puas. Ia menilai timnya masih membuat sejumlah kesalahan mendasar yang harus segera dibenahi sebelum menghadapi Malut United.
“Kami memang menang, tapi masih ada kesalahan-kesalahan mendasar yang tidak boleh terulang. Kami harus tampil lebih disiplin di laga berikutnya,” katanya.
Di kubu lawan, Malut United berada dalam posisi yang lebih baik di klasemen sementara. Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu menempati peringkat ke-4 dengan koleksi 46 poin.
Namun, performa Malut United dalam lima pertandingan terakhir belum stabil. Tim yang diperkuat Safrudin Tahar itu hanya meraih enam poin dari satu kemenangan, satu kekalahan, dan tiga hasil imbang.
Sementara itu, perwakilan pemain Dewa United, Brian Fatari, menegaskan pentingnya menjalankan instruksi pelatih sepanjang laga. Ia menilai fokus dan disiplin akan menjadi kunci untuk membuka peluang meraih hasil maksimal.
“Kalau kami bermain sesuai instruksi pelatih dan tetap fokus sepanjang pertandingan, kami punya peluang besar untuk meraih kemenangan,” ujarnya.
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

