Nova Arianto: Sikap Jadi Penentu Pemanggilan Timnas U-20
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-20 Nova Arianto di Jakarta, Rabu, 29 April 2026, menegaskan sikap pemain menjadi pertimbangan penting dalam pemanggilan skuad tim nasional. Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi nasib Fadly Alberto Hengga di timnas U-20.
Nova mengatakan tim pelatih tidak hanya menilai kualitas pemain di lapangan. Aspek attitude juga masuk dalam catatan sebelum pemain dipanggil memperkuat Garuda Muda.
“Pastinya ke depan tim nasional akan memanggil sekali lagi pemain-pemain yang baik selain secara kualitas tetapi secara attitude dan semuanya menjadi catatan kami dalam memanggil pemain,” kata Nova Arianto kepada awak media di Jakarta, Rabu.
Pernyataan itu muncul setelah Fadly Alberto Hengga terlibat insiden kekerasan di Elite Pro Academy U-20 (EPA U-20). Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan antara Dewa United Banten FC melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 di Stadion Citarum, Semarang.
Pada akhir laga, kericuhan pecah di lapangan. Salah satu kejadian yang mencuri perhatian adalah aksi tendangan kungfu dari pemain Bhayangkara sekaligus penggawa timnas U-20 Indonesia, Fadly Alberto Hengga, kepada pemain Dewa United Rakha Nurkholis.
Nova mengaku sangat menyayangkan peristiwa tersebut. Menurut dia, kejadian itu harus menjadi bahan evaluasi bagi Alberto agar tidak terulang pada masa mendatang.
“Saya bukan mewajarkan tetapi Alberto adalah pemain muda dan saya pikir ini menjadi pelajaran yang baik buat Alberto,” katanya.
Nova juga menegaskan tim nasional memiliki standar tinggi dalam memilih pemain yang mewakili Indonesia. Kemampuan teknik di lapangan, menurut dia, harus sejalan dengan kedisiplinan dan perilaku pemain, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dalam waktu dekat, Nova Arianto akan memanggil pemain untuk mengisi skuad Garuda Muda menuju Piala AFF U-19 2026. Turnamen itu akan digelar pada 1-14 Juni di Sumatera Utara.
Ia belum mengungkap daftar pemain yang akan dipanggil. Namun, Nova menyebut tujuh pemain di antaranya merupakan pemain diaspora, termasuk Matthew Baker.
Para pemain dijadwalkan menjalani pemusatan latihan mulai 10 Mei. Program itu akan diawali di Yogyakarta, lalu bergeser ke Surabaya beberapa hari menjelang Piala AFF U-19.
Dengan pernyataan itu, peluang Alberto untuk kembali ke timnas belum dipastikan. Tim pelatih masih menempatkan kualitas dan sikap sebagai dua unsur utama dalam proses seleksi pemain.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

