Mostafa Shobeir mengaku gembira setelah Timnas Mesir lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, Sabtu, usai menyingkirkan Australia pada babak 32 besar, Jumat waktu setempat.
Kiper Mesir itu menyampaikan kebahagiaannya setelah timnya melewati laga ketat yang harus ditentukan lewat adu tendangan penalti. Mesir memastikan tiket ke fase berikutnya setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
“Kami tidak percaya kami melakukan ini, untuk bisa mencapai level ini. Tapi lagi, sejak hari pertama kami di sini, kami mengatakan kepada satu sama lain bahwa kami tidak akan pernah mundur,” ujar Shobeir, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu.
Dalam pertandingan babak 32 besar itu, Mesir sempat memimpin lebih dulu lewat Emam Ashour. Namun, Australia mampu menyamakan kedudukan setelah bek Mesir Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan babak tambahan selesai. Penentuan pemenang pun berlanjut ke adu tendangan penalti.
Mesir akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2 pada adu tendangan penalti. Mohamed Salah dan rekan-rekannya diuntungkan oleh kegagalan dua penendang Australia, Harry Souttar dan Lucas Harrington.
Shobeir menegaskan Mesir datang ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar tampil di fase grup. Menurut dia, timnya ingin memperlihatkan kemampuan terbaik di turnamen ini.
“Tentu saja, Tuhan memberikan kami sangat banyak dan kami mengapresiasi itudan kami harap bisa melangkah lebih jauh lagi,” jelas Shobeir.
Ia juga memastikan perjuangan Mesir belum berhenti. Shobeir menilai timnya akan terus berjuang sampai batas akhir pada laga-laga berikutnya.
“Kami bertarung hingga akhir, bahkan di pertandingan selanjutnya. Bahkan jika kami memainkan lebih banyak pertandingan lagi, kami akan bertarung hingga akhir. Pada akhirnya kami akan bertarung hingga akhir untuk fans, negara, untuk kami sendiri,” pungkasnya.
Pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Mesir akan menghadapi pemenang laga 32 besar antara Argentina menghadapi Tanjung Verde. Pertandingan itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa (7/7) pukul 23.00 WIB.
Keberhasilan ini menjadi langkah penting bagi Mesir di Piala Dunia 2026. Setelah melewati duel panjang melawan Australia, tim berjuluk Firaun kini menunggu lawan berikutnya untuk melanjutkan perjalanan di fase gugur.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

