Manchester City menyatakan tidak bersalah atas dakwaan Premier League pada Rabu, 30 September 2026, melalui pernyataan resmi di laman klub. Klub asal Inggris itu merespons pendapat Komisi Premier League yang dipublikasikan Selasa waktu setempat.
Dalam pernyataannya, Manchester City mengaku kecewa sekaligus terkejut atas pendapat komisi tersebut. Sebelumnya, Premier League menyebut klub itu melakukan pelanggaran regulasi finansial (FFP) Liga Inggris.
“Klub menyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan oleh Premier League, dan terdapat bukti komprehensif yang tak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi klub terkait kasus itu,” tulis pernyataan resmi klub.
Manchester City menegaskan akan terus berjuang dan bersikap proaktif jika diperlukan di setiap forum regulasi maupun hukum yang relevan. Klub juga menilai proses di Premier League masih berjalan karena sejumlah aspek penting belum rampung.
Karena itu, Manchester City memastikan akan menempuh jalur banding yang tersedia. Langkah itu diambil setelah klub menilai pendapat yang dipublikasikan memuat sejumlah kekeliruan.
“Manchester City FC kini akan menempuh jalur banding yang tersedia, dengan dasar bahwa pendapat tersebut memuat kesalahan materiil yang nyata—baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta—sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.,” masih dalam pernyataan tersebut.
Klub juga menyebut selama delapan tahun mereka terus menghormati prosedur yang berlaku. Manchester City mengatakan mereka percaya Dewan dan Eksekutif Premier League akan bertindak sebagai regulator yang independen, imparsial, dan adil, serta bebas dari pengaruh yang memihak.
Meski begitu, klub menegaskan ada batasan mengenai hal-hal yang bisa disampaikan ke publik saat ini. Pernyataan itu disampaikan karena proses persidangan pada masa mendatang belum selesai.
“Tentu saja, terdapat batasan mengenai apa yang dapat disampaikan lebih lanjut oleh klub hingga seluruh proses persidangan pada masa mendatang selesai,” tutup pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Premier League lebih dulu mengumumkan bahwa Manchester City bersalah atas dakwaan terkait pelanggaran regulasi finansial (FFP) Liga Inggris. Liga menjelaskan sebuah komisi independen telah menyatakan Manchester City FC bersalah atas semua tuduhan terkait pelanggaran serius terhadap peraturan keuangan Premier League selama periode sembilan musim.
Masih menurut pernyataan Premier League, Manchester City juga dinyatakan bersalah atas sebagian besar tuduhan terkait kegagalan klub untuk bekerja sama dalam penyelidikan yang dilakukan pihak liga.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

