Lisandro Martinez melontarkan kritik kepada manajemen Manchester United pada Kamis, 15 Oktober 2026, setelah timnya kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, pada Selasa (13/10). Bek tengah asal Argentina itu membela Michael Carrick dan rekan-rekan setimnya di tengah start buruk Setan Merah musim ini.
Manchester United datang ke markas Atletico dengan modal yang buruk. Sejak menang 4-0 atas Sabah FK dalam laga Liga Champions pada 11 September, mereka gagal menang dalam empat pertandingan berikutnya.
Performa buruk itu juga membuat United tersingkir lebih cepat dari Piala Liga. Mereka kalah 2-3 dari Brighton pada 17 September, empat hari setelah dipermalukan 0-1 oleh sepuluh pemain Manchester City di liga.
Dua kekalahan tersebut terjadi di Old Trafford. Situasi itu memperburuk tekanan terhadap tim asuhan Michael Carrick.
United juga gagal meraih poin penuh saat menghadapi Fulham dan Tottenham Hotspur. Padahal, kedua tim itu sedang terpuruk di papan bawah klasemen.
Karena itu, tidak banyak yang yakin United bisa bangkit saat melawan Atletico Madrid. Apalagi, pertandingan digelar di kandang Atletico, Stadion Metropolitano.
Hasilnya kembali mengecewakan bagi klub asal Inggris tersebut. Gol cepat Pablo Barrios dan gol lanjutan Ademola Lookman memastikan Atletico menang 0-2 atas United.
Dalam laga itu, United juga kehilangan Leny Yoro akibat kartu merah. Kekalahan tersebut menjadi yang keempat untuk Manchester United musim ini.
Catatan itu membuat United menorehkan start terburuk dalam 40 tahun terakhir. Namun, sorotan setelah laga tidak hanya tertuju pada hasil pertandingan.
Lisandro Martinez justru menjadi pusat perhatian usai menyampaikan kritik terbuka kepada manajemen klub. Pemain yang kontraknya akan habis pada musim panas tahun depan itu menilai kesalahan tidak sepenuhnya berada di pelatih dan pemain.
Martinez secara tegas membela Carrick yang sedang berada dalam tekanan. Ia juga menyebut kinerja manajemen United patut ikut disorot, terutama dalam urusan investasi pemain dan strategi transfer.
“Saya berharap (investasi pemain) lebih, 100 persen. Saya berharap lebih kepada direktur teknik kami (Jason Wilcox),”
Pernyataan itu dikutip dari The Guardian. Ucapan Martinez menunjukkan ketidakpuasannya terhadap Jason Wilcox dan manajemen klub.
Menurut laporan tersebut, Martinez menilai terlalu mudah jika semua kesalahan hanya dibebankan kepada pelatih atau pemain. Ia menegaskan ada faktor lain yang ikut memengaruhi hasil buruk Manchester United musim ini.
Kritik terbuka dari seorang pemain terhadap manajemen menjadi hal yang jarang terjadi di klub sebesar Manchester United. Karena itu, komentar Martinez langsung menarik perhatian setelah kekalahan di Madrid.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

