Lionel Scaloni mengakui Timnas Spanyol tampil lebih baik saat mengalahkan Timnas Argentina pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu waktu setempat. Pengakuan itu disampaikan pelatih Argentina tersebut, Senin, setelah timnya kalah 0-1.
Kekalahan itu membuat Argentina gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia. Spanyol memastikan kemenangan lewat gol Ferran Torres saat pertandingan memasuki menit ke-106.
“Mereka (Spanyol) lebih baik, itu adalah kenyataannya,” ujar Scaloni, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin.
Scaloni mengaku sedih setelah Argentina gagal mempertahankan trofi. Meski begitu, ia menegaskan timnya sudah melakukan segalanya sepanjang laga final.
Pelatih asal Argentina itu juga menyinggung perjalanan timnya hingga kembali menembus partai puncak. Menurut dia, ada banyak hal yang ingin disampaikan, tetapi saat ini bukan waktu yang tepat.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mereka karena telah membawa kami kembali ke final Piala Dunia dan berjuang hingga akhir,” jelas Scaloni.
Dalam pertandingan tersebut, Argentina harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak kedua. Gelandang Enzo Fernandez menerima kartu merah akibat akumulasi dua kartu kuning.
Kondisi itu menambah berat langkah Argentina menghadapi Spanyol. Pada akhirnya, tim asuhan Scaloni harus menerima kekalahan tipis di laga yang ditentukan lewat babak tambahan.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Scaloni tetap menilai perjalanan Argentina ke final sebagai kenangan indah. Ia menegaskan pencapaian itu tetap layak dihargai.
“Kami bersikap hebat saat meraih kemenangan, dan kami juga harus bersikap hebat saat menelan kekalahan. Hari ini kami menunjukkan bahwa kami tahu caranya menerima kekalahan,” ungkap Scaloni.
Scaloni menambahkan kekalahan dari Spanyol tidak menghapus kerja keras Argentina sepanjang turnamen. Ia menilai timnya tetap patut dikenang atas upaya mencapai final Piala Dunia 2026.
“Kami kalah dalam pertandingan ini dan kami mengakuinya. Namun, hal itu tidak berarti kami akan berhenti mengenang segala upaya yang telah kami lakukan untuk sampai di titik ini,” tutupnya.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

