Sumber gambar: viv.co.id
Piala Dunia

Swedia vs Yunani: Uji Coba Terakhir di Solna Jelang Piala Dunia 2026

Timnas Swedia akan menjamu Yunani dalam laga persahabatan internasional di Strawberry Arena, Solna, pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 00.00 WIB. Pertandingan ini menjadi uji coba terakhir Swedia sebelum bertolak ke putaran final Piala Dunia 2026.

Laga Swedia vs Yunani juga menjadi kesempatan penting bagi pelatih Graham Potter untuk mengevaluasi kondisi timnya. Fokus utama mengarah ke lini pertahanan, sektor yang masih menjadi pekerjaan rumah menjelang turnamen besar tersebut.

Swedia vs Yunani Jadi Ujian Pertahanan Graham Potter

Swedia datang ke pertandingan ini setelah menelan kekalahan 1-3 dari Norwegia pada Senin, 1 Juni 2026. Hasil itu menambah perhatian terhadap performa lini belakang tim asuhan Potter.

Baca juga: Skuad Piala Dunia 2026: 1.248 Pemain, Messi-Ronaldo Berpeluang Cetak Rekor

Dalam lima pertandingan terakhir, Swedia belum mencatatkan clean sheet. Sejak Potter menjabat, gawang Swedia juga sudah kebobolan total 11 gol. Catatan tersebut membuat laga melawan Yunani menjadi momentum terakhir untuk memperbaiki detail permainan sebelum tampil di Piala Dunia 2026.

Bagi Swedia, pertandingan persahabatan ini bukan sekadar agenda pemanasan. Potter perlu mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kesiapan tim, terutama dalam menjaga organisasi pertahanan dan merespons tekanan lawan.

Kritik untuk Komposisi Skuad Swedia

Di tengah persiapan menuju Piala Dunia 2026, komposisi skuad Swedia juga mendapat sorotan. Mantan penyerang internasional Swedia, John Guidetti, mengkritik keputusan pelatih yang mencoret beberapa pemain berkarakter dari skuad final.

Kritik Guidetti berkaitan dengan tidak dipanggilnya Hugo Larsson dan Roony Bardghji ke dalam daftar 26 pemain. Ia menilai keputusan tersebut sulit dipahami.

“Saya tidak bisa memahaminya. Saya sangat marah! Anda menyingkirkan semua pemain yang memiliki karakter. Tugas Anda sebagai pelatih nasional adalah memastikan Anda memilih pemain terbaik,” kata Guidetti kepada TV4.

Namun, pandangan berbeda datang dari jurnalis Sportbladet dan Viaplay Swedia, Frida Fagerlund. Ia menilai tekanan terhadap tim saat ini relatif rendah karena kelolosan Swedia ke Piala Dunia sudah dianggap sebagai bonus.

“Fakta bahwa mereka bisa berpartisipasi di Piala Dunia saja sudah bonus. Tidak ada yang menduga itu terjadi. Orang-orang sudah lupa kemenangan grup di Nations League dan fakta bahwa mereka masih punya peluang,” ujar Fagerlund.

Yunani Siapkan Agenda UEFA Nations League

Sementara itu, Yunani datang ke Solna dengan situasi berbeda. Tim asuhan Ivan Jovanovic gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah finis di peringkat ketiga Grup C kualifikasi UEFA.

Karena itu, laga melawan Swedia dimanfaatkan Yunani sebagai bagian dari persiapan menuju UEFA Nations League. Meski tidak tampil di Piala Dunia, pertandingan ini tetap penting untuk mengukur kondisi tim dan mencari perbaikan.

Yunani juga masih memiliki masalah di lini depan. Mereka gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun. Catatan tersebut membuat laga persahabatan ini menjadi kesempatan untuk mengatasi kebuntuan produktivitas.

Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama membutuhkan pembenahan, duel Swedia vs Yunani di Solna tetap memiliki nilai penting. Swedia mengejar kesiapan akhir menuju Piala Dunia 2026, sedangkan Yunani berusaha membangun dasar yang lebih baik untuk agenda berikutnya di UEFA Nations League.