Arteta Jadi Sorotan dalam Kisah Empat Pelatih Liga Inggris
Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2026, menjadi latar kisah empat pelatih Liga Inggris yang paling menonjol musim ini. Mereka adalah Mikel Arteta dari Arsenal, Unai Emery dari Aston Villa, Michael Carrick dari Manchester United, dan Pep Guardiola dari Manchester City.
“ketika semua orang kompak dan tak merasa lebih hebat dari yang lain, tak ada target yang tak bisa dicapai.”
Liga Inggris musim ini menghadirkan euforia, ekstasi, dan kesedihan dalam kadar lebih besar dari biasanya. Menurut artikel sumber, pusat cerita itu berada pada empat pelatih tersebut.
Masih ada nama lain yang juga mencuri perhatian. Oliver Glasner disebut berada di ambang membawa Crystal Palace menjuarai kompetisi Eropa untuk pertama kali. Andoni Iraola juga disebut sukses mengantarkan Bournemouth untuk pertama kali bermain di level Eropa.
Selain itu, Roberto de Zerbi disebut mengalami nasib buruk saat menukangi Tottenham Hotspurs yang amburadul dan berada di ambang degradasi. Namun, kisah Arteta, Emery, Carrick, dan Guardiola dinilai paling menarik.
Keempat pelatih itu disebut menghadirkan pelajaran soal heroisme, inspirasi, dedikasi, inovasi, dan kreativitas. Dari empat nama tersebut, kisah Guardiola disebut sebagai elegi.
Perjalanan Mikel Arteta di Arsenal
Mikel Arteta menjadi sorotan utama dalam artikel itu. Ia disebut berhasil mengubah Arsenal dari tim yang kerap diejek karena sering kedodoran di akhir musim, menjadi klub juara.
Arteta membawa Arsenal menjuarai lagi Liga Premier setelah 22 tahun menanti. Media massa Inggris, seperti disebut dalam sumber, menilai ia telah mengakhiri “era lelucon” dan membuka babak baru bagi Arsenal sebagai klub juara.
Perjalanan Arteta tidak berjalan mulus sejak awal. Ia sempat masuk bursa calon manajer The Gunners pada 2018, tetapi kalah bersaing dari Unai Emery.
Setelah akhirnya resmi menangani Arsenal, Arteta juga menghadapi jalan terjal. Dalam sumber disebutkan ia pernah terpikir hengkang karena situasi yang toksik, favoritisme, dan penuh ego.
Perubahan Arsenal Mulai Terlihat
Era baru Arsenal disebut mulai muncul sejak Juli 2021. Waktu itu, dua tahun setelah resmi menjadi pelatih Arsenal, Arteta membentangkan peta jalan untuk membawa tim menjadi juara.
Ia menilai skuad Arsenal harus diisi pemain-pemain muda dengan rata-rata usia 27 tahun. Tujuannya agar tim lebih mudah dibentuk, kohesi tercipta, dan beban keuangan manajemen lebih ringan.
Manajemen Arsenal tertarik pada gagasan tersebut. Karena itu, beberapa superstar seperti Pierre Emerick-Aubameyang dilepas.
Di sisi lain, pemain akademi seperti Bukayo Saka dan Emile Smith-Rowe dinaikkan ke level senior. Arsenal juga menarik kembali William Saliba dari masa peminjamannya di Prancis ke Stadion Emirates.
Hasil dari langkah itu mulai terasa pada awal musim 2022/2023. Setelah itu, Arteta kembali meyakinkan manajemen untuk merekrut pemain yang kini disebut instrumental bagi Arsenal.
Dua nama yang disebut secara khusus adalah gelandang Declan Rice dan kiper David Raya. Keduanya menjadi bagian penting dalam perjalanan Arsenal hingga kembali menjadi juara.

