Mantan pesepak bola dan pelatih asal Inggris Kevin Keegan meninggal dunia pada Senin, 20 Juli 2026, di tengah kabar yang dikutip dari Jakarta. Ia wafat pada usia 75 tahun setelah berjuang melawan kanker stadium empat yang didiagnosis awal tahun ini.
Kepergian Kevin Keegan menambah duka bagi sepak bola Inggris. Nama besarnya dikenal luas sebagai salah satu pemain terbaik pada masanya. Ia juga punya jejak penting sebagai pelatih di level klub dan tim nasional.
Keegan tercatat meraih Ballon d’Or dua tahun beruntun pada 1978 dan 1979. Pencapaian itu menegaskan statusnya sebagai salah satu figur paling menonjol di era tersebut.
Saat masih aktif bermain, Keegan menikmati masa keemasan bersama Liverpool. Ia membantu klub itu menjuarai tiga Liga Inggris, satu Piala FA, dua UEFA Cup, dan satu European Cup.
Karier cemerlangnya tidak berhenti di Inggris. Keegan juga bersinar di Jerman bersama Hamburger SV. Bersama klub itu, ia sempat menjuarai Bundesliga 1978/1979.
Pria kelahiran 14 Februari 1951 itu juga memberi kontribusi besar untuk Timnas Inggris. Ia mencatatkan 63 penampilan di berbagai ajang. Dari jumlah itu, Keegan menyumbang 21 gol untuk The Three Lions.
Setelah gantung sepatu, Keegan melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih. Ia pernah menangani Newcastle, Fulham, Manchester City, dan Timnas Inggris.
Newcastle United menjadi salah satu pihak yang menyampaikan duka cita atas wafatnya Keegan. Klub itu menilai Keegan sebagai sosok penting dalam sejarah mereka.
“Kami sangat terpukul mendengar kabar meninggalnya Kevin Keegan, salah satu sosok paling ikonik, berpengaruh, dan sangat dicintai dalam sejarah klub kami,” tulis pernyataan resmi klub.
Pernyataan itu menegaskan besarnya tempat Keegan di hati publik Newcastle. Sosoknya tidak hanya dikenang sebagai mantan pemain dan pelatih. Ia juga dianggap sebagai figur yang melekat kuat dalam perjalanan klub.
Semasa hidupnya, Keegan dikenal lewat prestasi, pengaruh, dan kedekatannya dengan para pendukung. Rekam jejaknya di Liverpool, Hamburger SV, Timnas Inggris, hingga Newcastle membuat namanya tetap menonjol dalam sejarah sepak bola Eropa.
Keegan sebelumnya diketahui mengidap kanker stadium empat. Diagnosis itu diumumkan pada awal 2026. Beberapa bulan kemudian, legenda sepak bola Inggris tersebut tutup usia pada 20 Juli 2026.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

