Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena mengevaluasi dua laga terakhir timnya jelang melawan Persik Kediri pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan itu digelar di Stadion Brawijaya, Minggu, pukul 15.30 WIB.
Persita datang ke laga ini setelah menelan dua kekalahan beruntun. Pendekar Cisadane sebelumnya kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya dan 0-1 dari Arema FC.
“Kami berlatih dengan keras selama sepekan untuk meningkatkan hal yang harus ditingkatkan dari dua pertandingan terakhir,” kata Pena, dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
Laga Persik kontra Persita mempertemukan dua tim yang sama-sama sedang dalam tren negatif. Persita selalu kalah dalam dua pertandingan terakhir, sedangkan Persik belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Pertemuan ini juga menghadirkan duel dua pelatih asal Spanyol. Carlos Pena akan berhadapan dengan pelatih Persik, Marcos Reina.
“Sepak bola adalah tentang para pemain, bukan pelatih. Tentu kami masing-masing memiliki gaya melatih yang berbeda,” ucap Pena.
“Marcos (Reina) akan memainkan gaya bermain dengan pemain yang ia miliki. Saya juga harus memaksimalkan kualitas pemain yang kita miliki,” tambah dia.
Bek Persita, Tamirlan Kozubaev, menegaskan timnya membutuhkan hasil positif setelah kehilangan poin dalam dua laga terakhir. Ia menilai duel melawan Persik akan sangat penting bagi Persita.
“Setelah dua kekalahan beruntun kami datang ke sini untuk memperbaiki hasil. Dan ini akan menjadi laga penting bagi kami,” ujar bek asal Kirgistan tersebut.
Dalam tujuh pertemuan terakhir kedua tim, Persita mencatat tiga kemenangan. Persik meraih dua kemenangan, sedangkan dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
Pada pertemuan pertama musim ini di Indomilk Arena, Persita mampu menang dengan skor 3-0. Catatan itu menjadi modal positif bagi tim tamu jelang lawatan ke markas Persik.
Saat ini, Persita berada di peringkat ketujuh dengan 41 poin. Sementara itu, Persik menempati peringkat 12 dengan 30 poin.
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

