Irfan Bachdim memilih Jepang sebagai tim yang ia dukung pada Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Mantan pemain timnas Indonesia itu melihat Jepang punya perjalanan panjang dalam membangun sepak bola mereka.
Irfan menyampaikan pilihan tersebut dalam talkshow pembukaan toko adidas Home of Football di Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026). Pada kesempatan yang sama, pemain Persija Jakarta Arlyansyah Abdulmanan memilih Argentina.
Alasan Irfan Bachdim Memilih Timnas Jepang
Irfan menilai Jepang tidak hanya datang sebagai wakil Asia di Piala Dunia 2026. Ia melihat Jepang membangun struktur sepak bola, memberi perhatian pada usia muda, dan kini memiliki banyak pemain yang tampil di berbagai negara.
Hubungan personal juga ikut memengaruhi pilihan Irfan. Ia pernah menjalani tiga tahun karier bersama Ventforet Kofu dan C’dole Sapporo di Liga Jepang.
“Semua orang tahu saya lahir dan besar di Belanda, mereka di grup yang sama, tapi sejujurnya saya rasa Jepang bisa jadi juara grup dan melangkah sangat jauh.”
Pernyataan itu menunjukkan keyakinan Irfan kepada Wataru Endo dan kawan-kawan. Ia tidak hanya mendukung Jepang karena pengalaman pribadi, tetapi juga karena melihat arah perkembangan sepak bola negara tersebut.
Jepang Masuk Grup F Bersama Belanda
Jepang menjalani Piala Dunia kedelapannya sejak debut pada 1998. Sejauh ini, prestasi terbaik Jepang di turnamen tersebut mencapai babak 16 besar.
Pada Piala Dunia 2026, Jepang masuk Grup F bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia. Komposisi grup itu menarik bagi Irfan karena Belanda punya kaitan langsung dengan latar belakang hidupnya.
Irfan tetap menaruh kepercayaan pada Jepang. Ia yakin Jepang bisa melangkah lebih jauh dari pencapaian 16 besar yang selama ini menjadi batas terbaik mereka.
Jejak Irfan Bachdim Membuat Pilihannya Dekat dengan Indonesia
Bagi pembaca Indonesia, pandangan Irfan berangkat dari sosok yang punya rekam jejak jelas bersama Timnas Indonesia. Ia pernah membela timnas sebanyak 40 kali dan mencetak 11 gol.
Kombinasi pengalaman internasional, karier di Jepang, dan latar belakang Belanda membuat pilihan Irfan memiliki konteks yang berbeda. Ia melihat Jepang dari sisi perkembangan sepak bola dan pengalaman langsung di kompetisi negara tersebut.
Arlyansyah Abdulmanan Tetap Memilih Argentina
Dalam talkshow yang sama, Arlyansyah Abdulmanan menjagokan Argentina. Pemain Persija Jakarta berusia 20 tahun itu mengaitkan pilihannya dengan Lionel Messi dan desain jersi away Argentina.
Argentina datang sebagai juara bertahan. Tim tersebut masuk Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania pada Piala Dunia 2026.
Lionel Messi juga menuju Piala Dunia keenamnya sejak debut pada 2006. Faktor Messi menjadi alasan utama Arlyansyah mendukung Argentina kembali bersaing di turnamen ini.
Jadwal Pembuka Piala Dunia 2026
Meksiko menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Pertandingan itu mengambil tempat di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat (12/6) pukul 02.00 WIB.
Fakta Kunci Pilihan Irfan dan Arlyansyah
- Irfan Bachdim mendukung Jepang pada Piala Dunia 2026.
- Irfan pernah bermain untuk Ventforet Kofu dan C’dole Sapporo di Liga Jepang.
- Jepang masuk Grup F bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia.
- Jepang menjalani Piala Dunia kedelapan sejak debut pada 1998.
- Prestasi terbaik Jepang di Piala Dunia mencapai babak 16 besar.
- Arlyansyah Abdulmanan memilih Argentina yang berada di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania.
Pilihan Irfan dan Arlyansyah memberi warna berbeda menjelang Piala Dunia 2026. Irfan melihat Jepang melalui perkembangan sepak bola dan pengalaman pribadi, sementara Arlyansyah memilih Argentina karena Messi dan status juara bertahan.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

