Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson menegaskan timnya harus segera berbenah jelang final Piala AFF 2026. Pernyataan itu disampaikan pada Rabu, 19 Agustus 2026, setelah Thailand kalah 1-2 dari Singapura di Stadion Rajamangala, Bangkok, Selasa malam waktu setempat.
Hudson menilai masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan dari penampilan pasukan Gajah Perang. Evaluasi itu muncul setelah Thailand gagal meraih hasil imbang pada leg kedua semifinal.
“Kami memiliki beberapa peluang besar, terutama di babak kedua,Ada banyak yang hal yang perlu kami perbaiki dari pertandingan malam ini,” jelas Hudson.
Pada laga tersebut, Thailand memang harus mengakui keunggulan Singapura dengan skor 1-2. Meski begitu, hasil itu tetap mengantar Thailand ke partai puncak.
Thailand lolos ke final Piala AFF 2026 berkat kemenangan 3-1 pada leg pertama di Stadion Jalan Besar, Singapura, Sabtu lalu. Keunggulan agregat membuat kekalahan di kandang tidak menggagalkan langkah mereka.
Hudson mengaku kecewa karena timnya tidak mampu setidaknya memetik hasil imbang di kandang sendiri. Menurut dia, performa tim masih perlu dibenahi sebelum tampil pada laga final akhir bulan ini.
Selain evaluasi teknis, Hudson juga menyoroti faktor waktu pemulihan. Ia menyebut Thailand sedikit diuntungkan karena memiliki tambahan satu hari untuk mempersiapkan diri menuju final.
“Menurut saya, kami beruntung karena memiliki waktu tambahan (untuk bersiap); hal ini akan sangat membantu – seperti yang kita lihat malam ini – mengingat jeda waktu yang sangat singkat dari pertandingan sebelumnya,” jelas Hudson.
Tambahan waktu itu dinilai penting untuk memulihkan kondisi tim setelah jadwal padat. Hudson melihat jarak antarlaga yang singkat memberi pengaruh terhadap performa anak asuhnya.
Thailand selanjutnya akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Vietnam dan Malaysia. Final Piala AFF 2026 akan berlangsung dalam dua leg pada 22 dan 26 Agustus 2026.
Dengan tiket final sudah di tangan, fokus Thailand kini tertuju pada pembenahan performa. Hudson ingin timnya tampil lebih baik agar siap menghadapi penentuan gelar di dua pertandingan terakhir.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

