Herdman Waspadai Transisi Serangan Balik Saint Kitts dan Nevis
Sepakbola Indonesia

Herdman Waspadai Transisi Serangan Balik Saint Kitts dan Nevis

John Herdman mewaspadai kekuatan serangan balik Saint Kitts and Nevis jelang laga pembuka FIFA Series 2026, Jumat (27/3), di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Pelatih tim nasional Indonesia itu menilai calon lawannya memiliki karakter bermain yang mengandalkan transisi cepat. Karena itu, tim Garuda diminta siap menghadapi ancaman serangan langsung dari lawan.

“Analisis memberi tahu kami bahwa mereka memiliki profil transisi, kekuatan, kecepatan, dan sangat langsung. Jadi kami harus siap menghadapi serangan balik,” kata Herdman dalam keterangan resmi, Kamis.

Pertandingan ini akan menjadi debut Herdman bersama tim Merah Putih. Sebelumnya, mantan pelatih tim nasional Kanada itu ditunjuk PSSI untuk mengisi kursi pelatih setelah pemecatan Patrick Kluivert.

Herdman ingin laga perdananya menjadi awal dari identitas baru permainan Indonesia. Ia menegaskan fokus utama tim bukan hanya lawan, tetapi juga karakter yang ingin dibangun di dalam skuad.

“Kami harus fokus pada diri kami sendiri, identitas Timnas kami, identitas baru,” kata Herdman.

Selain menyiapkan tim secara taktis, Herdman juga berharap dukungan besar dari suporter di SUGBK. Ia menilai laga melawan Saint Kitts and Nevis akan menjadi pertandingan penting dalam upaya Indonesia melangkah jauh di turnamen ini.

“Kami sangat bersemangat. Ini akan menjadi pertandingan besar melawan Saint Kitts and Nevis. Saya berharap semua penggemar—80.000 orang—datang ke GBK untuk mewakili bersama saat kita berupaya memenangkan seri FIFA,” kata Herdman.

Indonesia tampil di turnamen FIFA A ini dengan membawa skuad utama. Sejumlah nama langganan timnas masuk dalam materi pemain, seperti Marteen Paes, Jay Idzes, Ole Romeny, hingga Rizki Ridho.

Jay Idzes dan rekan-rekannya akan melaju ke babak final jika mampu mengalahkan Saint Kitts and Nevis. Laga puncak dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret.

Calon lawan Indonesia di final adalah Bulgaria atau Kepulauan Solomon. Karena itu, kemenangan pada pertandingan pembuka menjadi syarat utama untuk menjaga peluang melaju ke partai penentuan.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Komentar