FIFA tutup Fan Village di New York akibat cuaca buruk, aktivitas pengunjung dihentikan sementara
Piala Dunia

FIFA tutup Fan Village di New York akibat cuaca buruk, aktivitas pengunjung dihentikan sementara

FIFA Tutup Fan Village New York karena Hujan dan Badai

FIFA Fan Village di Rockefeller Center, New York, Amerika Serikat, ditutup pada Sabtu karena cuaca buruk saat Piala Dunia 2026 berlangsung. Penutupan itu terjadi ketika otoritas setempat memprakirakan hujan deras dan badai petir melanda kota tersebut.

“Kalau mau, kembali lagi besok,” kata seorang petugas polisi New York Bletnitsky di lokasi Fan Village New York, Rockefeller Center, Sabtu.

FIFA Fan Village merupakan fasilitas hiburan yang disediakan FIFA untuk suporter dan masyarakat selama Piala Dunia 2026. Penutupan area itu membuat sejumlah pengunjung kecewa karena tidak bisa menikmati berbagai layanan yang tersedia.

Salah satu fasilitas yang tidak dapat diakses adalah pameran FIFA Museum “Legacies of Champions”. Selain itu, pengunjung juga gagal menikmati beragam permainan rekreasi di kawasan tersebut.

Masyarakat juga tidak dapat mengikuti aktivitas nonton bareng laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Prancis versus Inggris. Padahal, area itu menjadi salah satu titik kumpul suporter selama turnamen berlangsung di New York.

Otoritas New York sebelumnya sudah memperingatkan potensi cuaca ekstrem sejak sehari sebelumnya. Pada Sabtu, kota itu diprakirakan diguyur hujan deras dan badai petir yang berpotensi memicu banjir.

Kondisi tersebut benar terjadi. Hujan deras mengguyur New York sejak pagi hari. Cuaca sempat membaik pada sore, tetapi hujan lebat kembali turun sekitar pukul 19.40 waktu setempat.

Akibat situasi itu, seluruh aktivitas di Fan Village dihentikan sementara. Semua layanan baru bisa dinikmati lagi pada Minggu (19/7), bertepatan dengan hari pertandingan final Piala Dunia 2026.

Suporter yang tidak memiliki tiket pertandingan tetap dapat menyaksikan laga final di lokasi tersebut. Fan Village kembali disiapkan sebagai tempat menonton bersama laga puncak turnamen.

Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan tim nasional Argentina dan Spanyol. Pertandingan itu dijadwalkan mulai pukul 15.00 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.

Argentina memburu trofi juara Piala Dunia keempat sepanjang sejarah mereka. Sebelumnya, Argentina meraih gelar pada 1978, 1986 dan 2022.

Di sisi lain, Spanyol mengincar gelar juara dunia kedua. Tim itu sebelumnya baru sekali menjadi kampiun, yakni pada 2010.

Sebelum Piala Dunia 2026, Argentina dan Spanyol baru sekali bertemu di ajang Piala Dunia. Pertemuan itu terjadi pada fase grup Piala Dunia 1966 di Birmingham, Inggris.

Pada laga tersebut, Argentina menang 2-1. Dua gol Argentina dicetak Luis Artime, sedangkan Spanyol memperkecil ketertinggalan melalui Jose Pirri.

Laga final Piala Dunia 2026 juga rencananya dihadiri tiga kepala negara dari tuan rumah. Mereka adalah Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Komentar