Penjaga gawang timnas Portugal Diogo Costa menyebut timnya kurang beruntung setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa pagi WIB, di Stadion Dallas. Portugal tersingkir lewat gol semata wayang Mikel Merino pada menit tambahan babak kedua.
Diogo Costa menilai Portugal sebenarnya datang dengan harapan besar untuk melangkah lebih jauh. Namun, upaya yang dilakukan timnya belum cukup untuk menghindari kekalahan dari Spanyol.
“Kami punya banyak harapan, tapi itu tidak cukup. Kami memiliki generasi pemenang, kami memiliki segalanya untuk melakukan lebih baik. Kami melakukan yang terbaik, tapi kami kurang beruntung,” kata Costa dalam laman Federacao Portugal de Futebol, Selasa.
Kiper FC Porto itu juga menyoroti efektivitas permainan Portugal. Menurut dia, timnya kurang maksimal saat mendapatkan peluang, terutama ketika ada ruang di area pertahanan Spanyol.
“Kami telah melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini,” kata Costa.
Sepanjang pertandingan, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan melepaskan total sepuluh tembakan. Dari jumlah itu, tiga peluang mengarah ke gawang. Sementara itu, Spanyol mencatatkan 15 tembakan dengan enam di antaranya tepat sasaran.
Data tersebut menunjukkan Spanyol lebih unggul dalam menciptakan ancaman. Meski begitu, Portugal mampu bertahan hingga laga memasuki menit tambahan babak kedua sebelum akhirnya kebobolan.
Gol Mikel Merino menjadi penentu hasil laga yang berlangsung ketat. Portugal pun harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 pada fase 16 besar.
Kekalahan ini juga memperpanjang catatan negatif Selecao das Quinas saat menghadapi La Furia Roja di Piala Dunia. Dalam tiga pertemuan terakhir di ajang tersebut, Portugal mencatatkan dua kekalahan dan satu hasil seri.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Portugal yang diperkuat generasi pemain berpengalaman. Diogo Costa menegaskan timnya sudah berusaha maksimal, tetapi keberuntungan tidak berpihak pada mereka dalam duel melawan Spanyol.
Spanyol kini melaju ke babak berikutnya setelah memenangi duel sesama tim Eropa itu. Sementara Portugal harus menerima kenyataan tersingkir setelah kalah tipis lewat gol pada pengujung pertandingan.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

