Jan Olde: Dewa United Incar Empat Besar Super League
Pelatih Dewa United Banten FC Jan Olde Riekerink menyatakan timnya menargetkan sapu bersih empat laga tersisa musim ini, Minggu, 3 Mei 2026, di Jakarta, demi menembus empat besar klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.
“Tujuan terbesar kami sekarang adalah memenangkan semuanya (laga tersisa) dan semoga meraih posisi keempat. Itulah motivasi kami,” katanya dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
Dewa United saat ini berada di posisi yang masih berjarak dari target tersebut. Mereka mengoleksi 47 poin dan tertinggal lima angka dari Malut United yang menempati peringkat empat dengan 52 poin.
Dewa juga masih berada di bawah Persebaya Surabaya yang mengumpulkan 51 poin. Selain itu, ada Bhayangkara Presisi Lampung FC yang juga memiliki 47 poin.
Jika mampu memenangi empat pertandingan tersisa, Dewa United akan menutup musim dengan total 59 poin. Jumlah itu berpeluang membawa mereka ke empat besar, dengan catatan pesaing di atasnya kehilangan poin.
“Tahun lalu kami mendapatkan 61 poin. Jika memenangkan seluruh empat pertandingan terakhir, kami akan mencapai 59 poin. Hanya selisih dua poin dari musim lalu,” kata Riekerink.
Pelatih asal Belanda itu menatap sisa musim dengan optimisme. Alasannya, Dewa United sedang mencatat tren positif dalam 10 pertandingan terakhir.
Dalam periode itu, Dewa membukukan tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya sekali kalah. Catatan tersebut menjadi modal penting untuk mengejar target finis di papan atas.
“Faktanya adalah kami masih memiliki empat pertandingan sisa. Jika melihat 10 pertandingan terakhir, performa kami bahkan jauh lebih baik dari tahun lalu dengan tujuh kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan,” ujar mantan pelatih Galatasaray tersebut.
Pada pekan ke-31, Dewa dijadwalkan menjamu Semen Padang FC. Pertandingan itu berlangsung di Banten International Stadium, Sabtu malam ini mulai pukul 19.00 WIB.
Laga tersebut dinilai tidak akan mudah bagi tuan rumah. Semen Padang datang dengan kebutuhan mendesak untuk meraih poin demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Saat ini, Semen Padang menempati urutan 17 klasemen dengan 20 poin. Mereka terpaut sembilan poin dari zona aman.
“Melawan Semen Padang mereka butuh poin karena belum terdegradasi. Jika saya pelatihnya, saya akan tetap mengincar kemenangan. Mereka harus menang, tapi bagi kami, ambisinya tetap berada setinggi mungkin di peringkat klasemen,” kata Riekerink.
Semen Padang bakal dipastikan menyusul PSBS Biak terdegradasi ke kasta kedua apabila kalah di kandang Dewa. Sebab, mereka tertinggal sembilan poin dari Madura United FC di posisi ke-15, sementara Madura United unggul head-to-head.
Jika mampu mencuri hasil imbang atau menang atas Dewa United, peluang Semen Padang untuk bertahan masih terbuka. Namun, mereka tetap harus menanti hasil laga Madura United kontra Bali United FC pada Selasa (5/5).
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

