Xabi Alonso menjelaskan alasan memilih melatih Chelsea pada Selasa, 14 Juli 2026, di Stamford Bridge, London Barat. Manajer Chelsea itu menyebut tawaran dari The Blues datang pada momentum yang lebih tepat dibanding peluang kembali ke Liverpool.
Alonso menyampaikan penjelasan itu pada hari pertamanya di Stamford Bridge, seperti dikutip BBC Sport di Jakarta, Selasa. Ia menegaskan keputusan tersebut lebih dipengaruhi faktor waktu.
“Ini masalah momentum,” kata Alonso.
Pria asal Spanyol itu ditunjuk sebagai bos baru The Blues pada Mei. Ia juga sudah memimpin sesi latihan pertamanya bersama skuad Chelsea pekan lalu.
Keputusan Alonso menarik perhatian publik sepak bola. Situasi itu terjadi setelah Liverpool memecat kepala pelatih mereka, Arne Slot, dua minggu setelah Alonso tiba di Stamford Bridge.
Alonso bukan sosok asing bagi Liverpool. Ia pernah membela klub itu selama lima musim, dari 2004 hingga 2009.
Karena latar belakang itu, namanya sempat kuat dikaitkan dengan kursi kepelatihan Liverpool pada 2024. Saat itu, Liverpool sedang mencari pengganti setelah kepergian Jurgen Klopp.
Nama Alonso kembali mencuat tahun ini. Desakan pemecatan Slot membuat spekulasi soal peluangnya kembali ke Anfield kembali menguat.
Namun, Alonso pada akhirnya menerima pinangan Chelsea. Ia juga mendapat posisi sebagai manajer, bukan kepala pelatih seperti pendahulunya di klub London Barat tersebut.
Status itu memberinya otoritas lebih besar dalam pengambilan keputusan. Alonso menilai pola kerja bersama di Chelsea menjadi salah satu hal yang ia sukai.
“Apa yang saya sukai adalah kami bekerja sama dan kami semua menjadi bagian dari keputusan yang diambil, kami semua merasa bertanggung jawab untuk itu,” ujar Alonso.
Mantan gelandang itu juga menyatakan antusiasmenya menghadapi tantangan besar bersama Chelsea. Ia menilai klub tersebut sebagai salah satu klub terbesar di dunia.
Selain itu, Alonso percaya Chelsea memiliki fondasi skuad yang kuat untuk meraih hasil baik. Meski begitu, ia menekankan perlunya langkah tepat dalam memperkuat tim.
“Kami perlu memperkuat tim dengan cara yang benar dan mengambil keputusan yang baik untuk itu,” tutur Alonso.
Sebelum bergabung ke Chelsea, Alonso juga mendapat sorotan berkat pekerjaannya bersama Bayer Leverkusen. Banyak pihak menyoroti keberhasilannya memaksimalkan performa Florian Wirtz dan Jeremie Frimpong, yang kini menjadi pemain Liverpool.
Meski sempat dihubungkan dengan Liverpool dalam dua periode berbeda, Alonso tetap melangkah ke Stamford Bridge. Faktor momentum dan struktur kerja di Chelsea menjadi alasan utama di balik pilihannya.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

