Liverpool kalah 2-4 dari Leeds United dalam laga pramusim di Soldier Field, Chicago, Amerika Serikat, Minggu (2/8) waktu setempat. The Reds sempat memimpin dua gol pada babak pertama, tetapi Leeds membalikkan keadaan setelah jeda.
Tim asuhan Andoni Iraola membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-7. Gol itu lahir dari situasi sepak pojok. Milos Kerkez menyundul bola di tiang dekat, lalu Luke Chambers meneruskannya menjadi gol.
Leeds sempat mengancam lewat Lukas Nmecha. Namun, peluang itu digagalkan kiper Liverpool, Georgi Mamardashvili.
Liverpool kemudian menambah keunggulan menjelang turun minum. Florian Wirtz mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Jeremie Frimpong. Serangan itu berbuah hasil setelah lini belakang Leeds gagal mengantisipasi bola dengan baik.
Memasuki babak kedua, Leeds melakukan empat pergantian pemain sekaligus. Keputusan itu mengubah jalannya pertandingan.
Pada menit ke-60, Brenden Aaronson memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Ia mencetak gol setelah menerima umpan Ethan Ampadu, yang merebut bola lewat pressing tinggi.
Liverpool kehilangan keunggulan pada menit ke-71. Dominic Calvert-Lewin menyamakan skor menjadi 2-2 melalui sundulan. Gol itu berawal dari lemparan jauh Ampadu yang disambut Joe Rodon.
Leeds lalu berbalik unggul 3-2 tidak lama berselang. Sean Longstaff menuntaskan umpan tarik Aaronson. Meski penyelesaiannya tidak sempurna, bola tetap melewati Mamardashvili.
Calvert-Lewin memastikan kemenangan Leeds dengan gol keduanya menjelang laga usai. Sundulannya memanfaatkan lemparan jauh Ampadu yang diteruskan Sebastiaan Bornauw. Bola sempat membentur mistar sebelum masuk ke gawang Liverpool.
Kekalahan ini membuat Liverpool gagal mempertahankan keunggulan yang sudah dibangun sejak babak pertama. Leeds justru tampil lebih efektif setelah melakukan perubahan komposisi pemain di paruh kedua.
Liverpool masih dijadwalkan menjalani dua laga persahabatan lagi di Stadion Anfield. Mereka akan menghadapi AS Monaco pada 9 Agustus, lalu Como pada 17 Agustus.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

