Madura United FC akan menutup empat laga kandang terakhir sisa BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Bangkalan. Kepastian itu disampaikan pada Rabu, 8 April 2026. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab kembali memakai markas lamanya untuk sisa pertandingan musim ini.
Empat laga kandang tersebut akan dimulai saat menghadapi Persik Kediri pada Sabtu (11/4). Setelah itu, Madura United akan menjamu Dewa United Banten FC pada 25 April. Lalu Bali United FC pada 5 Mei dan PSM Makassar pada 23 Mei.
“Insyaallah, kami pindah tempat pertandingan ke Stadion Gelora Bangkalan untuk empat laga kandang sisa musim ini,” ujar Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Madura United Moh. Alwi, dikutip dari laman resmi I.League, Rabu.
Alwi mengatakan panpel kini sedang mematangkan seluruh persiapan. Sejumlah peralatan juga mulai dipindahkan dari Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan ke SGB. Langkah itu dilakukan agar perpindahan kandang berjalan lancar.
Menurut dia, ada beberapa hal yang masih harus dibenahi di Stadion Gelora Bangkalan. Hal itu karena stadion tersebut sudah lama tidak digunakan untuk pertandingan BRI Super League. Pembenahan dilakukan supaya venue memenuhi standar regulator.
“Karena sudah lama tidak dipakai untuk BRI Super League, tentu ada beberapa hal yang harus dibenahi agar sesuai standar regulator,” jelas Alwi.
Madura United juga berharap dukungan suporter tetap besar pada empat laga kandang tersisa. Kehadiran penonton dinilai penting untuk membantu tim keluar dari tekanan di papan bawah. Apalagi posisi tim saat ini masih belum aman.
Saat ini Madura United berada di peringkat ke-16 dengan 20 poin. Mereka hanya terpaut satu poin dari Persis Solo yang berada tepat di atasnya. Situasi itu membuat setiap pertandingan sisa menjadi sangat penting bagi Madura United.
Alwi menilai kepindahan ke Bangkalan bisa memberi dorongan tambahan bagi tim. Ia menyebut basis pendukung Madura United tidak hanya berasal dari empat kabupaten di Madura. Banyak juga suporter yang datang dari Surabaya.
“Suporter Madura United tidak hanya dari empat kabupaten di Madura, tapi juga banyak dari Surabaya. Harapannya, dukungan semakin besar dan bisa menambah semangat tim,” pungkasnya.
Pada musim ini, Madura United sudah memainkan 26 pertandingan. Dari jumlah itu, 13 laga kandang digelar di SGMRP Pamekasan. Namun, hasilnya belum memuaskan karena mereka hanya meraih dua kemenangan.
Kembalinya Madura United ke Stadion Gelora Bangkalan menjadi perubahan penting menjelang akhir musim. Klub berharap suasana baru di kandang bisa membantu tim meraih hasil lebih baik. Empat laga tersisa di Bangkalan akan sangat menentukan nasib mereka di BRI Super League 2025/26.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

