Pelatih Dewa United Banten FC Jan Olde Riekerink menargetkan timnya finis minimal di enam besar BRI Super League musim ini. Target itu disampaikan jelang laga tandang melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu malam.
Jan Olde menegaskan Dewa United masih memburu posisi yang lebih baik di klasemen. Ia menyebut timnya tetap membuka peluang untuk naik lebih tinggi jika situasi memungkinkan.
“Kami tahu target kami; kami ingin berada di posisi yang lebih baik dari sekarang. Targetnya adalah mengakhiri kompetisi setidaknya di enam besar, dan jika memungkinkan, kami akan mengejar posisi yang lebih tinggi lagi,” kata Jan Olde, dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
Pada musim ini, laju Dewa United tidak sebaik musim sebelumnya. Saat itu, mereka sempat bersaing dalam perebutan gelar sebelum akhirnya finis sebagai runner-up di bawah Persib Bandung.
Musim lalu, Dewa menutup liga dengan 61 poin. Jumlah itu terpaut delapan poin dari Persib yang keluar sebagai juara.
Kini, performa Dewa United sempat menurun meski masih ditangani Jan Olde. Mereka sempat kesulitan menembus papan tengah, sebelum kini berada di posisi sembilan dengan 37 poin.
Posisi itu didapat setelah Dewa meraih tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Meski demikian, Jan Olde mengaku belum puas dengan penampilan timnya.
Ia menyoroti performa Dewa saat menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada laga terakhir. Menurut dia, timnya masih membuat sejumlah kesalahan yang tidak seharusnya terjadi.
“Sejujurnya, persiapan saat melawan PSIM tidak begitu bagus dari sisi performa. Saya menunjukkan kepada pemain kesalahan-kesalahan yang kami buat, kesalahan yang sudah berminggu-minggu tidak kami lakukan,” ujar Jan Olde.
Pelatih berusia 63 tahun itu berharap kesalahan serupa tidak terulang saat menghadapi Malut United. Ia menilai standar permainan tim harus meningkat agar peluang merangkak ke papan atas tetap terjaga.
“Jika kami mengulangi kesalahan fundamental yang sama di delapan pertandingan sisa, kami akan lebih sering kalah. Lawan Malut United harus ada penampilan Dewa United yang berbeda,” kata dia.
Dewa United dipastikan tidak diperkuat Nick Kuipers pada pertandingan nanti. Bek jangkung itu harus absen karena sanksi akumulasi kartu.
Meski kehilangan Nick Kuipers, Jan Olde tidak terlalu cemas. Ia menilai masih ada beberapa pemain yang bisa mengisi kekosongan di lini belakang.
“Kami memiliki beberapa opsi pemain dan mungkin akan menggunakan sistem yang berbeda tanpa Nick. Kami punya Wahyu Prasetyo yang juga pernah bermain di Malut United, dan saya sangat senang dia ada di tim. Lowe juga sudah kembali dan menjadi opsi di lini pertahanan,” kata Jan Olde, pelatih yang pernah melatih Galatasaray itu.
Dewa United kini menghadapi delapan pertandingan sisa musim ini. Laga melawan Malut United menjadi bagian penting dalam upaya mereka memperbaiki posisi di klasemen.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

