Inter Milan bangkit di injury time, kalahkan Fiorentina 2-1
Liga Italia

Inter Milan bangkit di injury time, kalahkan Fiorentina 2-1

Inter Milan Menang Dramatis 2-1 atas Fiorentina

Inter Milan meraih kemenangan 2-1 atas Fiorentina pada Minggu di Stadion Giuseppe Meazza dalam giornata kedelapan Liga Italia 2026/27. Laga ini berakhir dramatis setelah Inter mencetak dua gol pada injury time untuk membalikkan keadaan.

Fiorentina sempat memimpin lebih dulu lewat Alejandro Jimenez. Namun, Marcus Thuram dan Piotr Zielinski membawa Inter bangkit pada pengujung pertandingan. Hasil ini membuat Inter mempertahankan catatan tak terkalahkan di Liga Italia.

Tambahan tiga poin mengukuhkan tim asuhan Cristian Chivu di puncak klasemen sementara. Inter mengoleksi 22 poin dari delapan pertandingan. Mereka unggul selisih gol atas Lazio yang memiliki jumlah poin sama.

Di sisi lain, Fiorentina kian tertekan setelah kembali menelan kekalahan. La Viola kini berada di peringkat ke-18 dengan koleksi empat poin.

Sejak awal pertandingan, Inter langsung mengambil inisiatif serangan. Meski begitu, pertahanan rapat Fiorentina membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.

Peluang berbahaya pertama Inter datang setelah laga berjalan lebih dari 30 menit. Umpan silang dari sisi kanan disambut sundulan Pio Esposito di kotak penalti. Namun, David de Gea masih mampu menepis bola.

Inter kembali mengancam lewat Marcus Thuram. Penyerang Inter itu menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras. De Gea lagi-lagi tampil sigap untuk mengamankan gawang Fiorentina.

Hingga turun minum, kedua tim belum mampu mencetak gol. Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Inter tetap menekan. Carlos Augusto mengirim umpan silang matang dari sisi kiri yang disambut Thuram. Namun, peluang itu kembali digagalkan De Gea.

Fiorentina justru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-65. Alejandro Jimenez melepaskan tembakan melengkung dengan kaki kanan. Bola melewati hadangan Augusto sebelum masuk ke sudut atas gawang Inter.

Gol itu membuat Fiorentina unggul 1-0. Inter lalu meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol balasan. Thuram sempat jatuh di kotak penalti, tetapi wasit memutuskan laga tetap dilanjutkan.

Inter terus menggempur pertahanan lawan. Sundulan Thuram masih diamankan De Gea. Tembakan bebas Hakan Calhanoglu yang diteruskan sundulan Augusto juga belum menghasilkan gol.

Fiorentina sempat mengancam melalui serangan balik. Tembakan melengkung Gnonto masih bisa dimentahkan kiper Inter, Ivan Provedel.

Gol penyeimbang akhirnya datang saat injury time. Serangan dari sisi kanan diakhiri Andy Diouf dengan sodoran pendek di dalam kotak penalti. Thuram menyambar bola dengan tembakan mendatar yang sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang.

Skor berubah menjadi 1-1 dan momentum berbalik ke kubu tuan rumah. Tak lama kemudian, Inter mendapatkan penalti setelah Victor Valdepenas menarik kaus Thuram di dalam kotak terlarang.

Piotr Zielinski maju sebagai eksekutor. Gelandang asal Polandia itu melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan De Gea. Gol tersebut memastikan Inter membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Skor itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Inter pun menutup pertandingan dengan kemenangan dramatis di depan pendukung sendiri.

Susunan pemain Inter Milan (3-5-2): Ivan Provedel; Akanji, Barella, Bastoni (Dimarco 78′), Yann Bisseck; Hakan Calhanoglu (Zielinski 78′), Carlos Augusto, Andy Diouf, Pio Esposito (Bonny 64′), Mkhitaryan (Sucic 78′); Marcus Thuram.

Susunan pemain Fiorentina (4-3-3): David de Gea; Marco Brescianni, Radu Dragusin, Nicolo Fagioli, Alejandro Jimenez (Dodo 75′); Franco Mastantuono (Gnonto 75′), Cher Ndour, Eybi Njie, Mateo Pellegrino, Marin Pongracic (Viery 49′); Victor Valdepenas.

Sumber: ANTARA News

Tinggalkan Komentar