Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto menargetkan timnya menembus semifinal Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 yang digelar di Thailand pada 5-13 April. Target itu disampaikan Souto dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, 31 Maret 2026.
Souto menegaskan target semifinal menjadi sasaran utama timnya di turnamen tersebut. Namun, ia tetap akan merasa puas jika tim tampil baik meski gagal mencapai empat besar.
“Dan mengenai target untuk mencapai setidaknya semifinal, dan bukan berarti setidaknya, saya pikir. Saya ingin kita mencapai semifinal, tetapi bahkan jika kita tidak mencapai semifinal, jika kita bermain bagus, saya akan puas,”
Menurut Souto, hasil akhir pertandingan tidak selalu bisa diprediksi. Ia menyebut sebuah laga bisa berubah kacau dan membuat tim gagal meraih kemenangan.
“Karena hasilnya, kita tidak pernah tahu. Mungkin Anda berpikir Anda bisa menang, dan terkadang permainan menjadi kacau dan Anda tidak bisa menang,”
Untuk menghadapi turnamen ini, Souto memanggil 19 pemain yang kini menjalani pemusatan latihan. Skuad tersebut bukan komposisi terbaik yang ia turunkan pada Piala Asia Futsal 2026.
Dari 19 nama itu, hanya Dewa Rizki dan Yogi Saputra yang tersisa dari tim Indonesia saat menjadi finalis turnamen futsal Asia dua bulan lalu. Souto mengatakan pemilihan skuad ini bertujuan memberi kesempatan kepada pemain lain untuk membuktikan kemampuan mereka.
“Tetapi target saya adalah memberi mereka kesempatan untuk membuktikan diri dalam kompetisi nyata, bukan hanya dalam pertandingan persahabatan atau turnamen persahabatan”
Indonesia tergabung bersama Australia, Malaysia, Kamboja, dan Brunei Darussalam di Grup A. Tim Garuda akan memulai perjalanan mereka pada pekan depan.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Brunei Darussalam pada Senin (6/4). Setelah itu, Indonesia melawan Malaysia pada Selasa (7/4) dan menutup fase grup kontra Australia pada Rabu (8/4).
Souto juga mengakui persiapan tim berjalan dengan intensitas yang belum maksimal. Menurut dia, waktu yang tersedia sangat terbatas untuk memperkenalkan banyak sistem permainan.
“Ini adalah latihan yang kurang intensif. Kami hanya memperkenalkan beberapa sistem untuk mereka. Kami tidak bisa mengharapkan banyak tentang memperkenalkan sesuatu untuk tim atau banyak hal, karena kami tidak memiliki waktu untuk melakukannya,”
Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya harus berhati-hati agar para pemain tidak terbebani terlalu banyak instruksi. Ia menyebut sesi latihan terakhir berjalan baik, sementara tim hanya memiliki empat hari tersisa sebelum berangkat.
“Jadi, kami harus berhati-hati untuk tidak membuat mereka berpikir terlalu banyak. Saya pikir kami melakukannya dengan baik. Semalam mereka melakukan latihan yang bagus dan kami hanya punya empat hari lagi,”
Indonesia datang ke Kejuaraan ASEAN Futsal 2026 dengan status juara bertahan. Pada edisi 2024, Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 di final.
Gelar tersebut menjadi trofi kedua tim Garuda di ajang ini. Sebelumnya, Indonesia juga pernah menjadi juara pada edisi 2010.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

