Pep Guardiola Dukung Manchester City di Kasus FFP
Pep Guardiola menyampaikan dukungan kepada Manchester City pada Rabu, 30 September 2026, melalui media sosialnya. Dukungan itu muncul setelah klub Liga Inggris tersebut dinyatakan bersalah oleh komisi independen terkait pelanggaran aturan finansial. Pernyataan itu disampaikan dari akun X milik Guardiola, sementara kasus tersebut menimpa Manchester City di Inggris.
Mantan pelatih Manchester City itu menegaskan dirinya tetap berada di belakang klub yang pernah ia tangani hampir satu dekade. Guardiola menyampaikan pesan itu untuk para suporter, pemilik klub, manajemen, pemain, staf, dan Enzo Maresca.
“Saya ingin setiap fan @ManCity tahu bahwa saya ada di sini, lebih dari sebelumnya. Saya selalu, sejak dulu dan akan selalu berada di belakang klub saya, pemilik, CEO saya, Ferran, para pemain, staf, Enzo (Maresca), dan kalian, para suporter kami yang luar biasa. Biarkan saya memperjelas: kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua,” tulis Guardiola melalui akun X miliknya pada Rabu.
Guardiola meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu. Posisi pelatih kemudian diteruskan oleh Enzo Maresca.
Dukungan Guardiola datang setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran aturan finansial. Temuan itu diputuskan oleh komisi independen yang menangani perkara tersebut.
Chief Executive Officer (CEO) Manchester City, Ferran Soriano, sebelumnya juga menyampaikan pesan kepada para staf. Ia menyampaikan pesan itu melalui video pada Selasa dan menolak temuan komisi independen tersebut.
Guardiola mulai menangani Manchester City sejak 2016. Selama masa itu, ia membawa The Citizens meraih enam gelar Liga Inggris.
Empat dari enam gelar itu didapat secara beruntun. Selain itu, Manchester City juga meraih tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, dan satu trofi Liga Champions di bawah arahannya.
Kasus yang ditangani Liga Inggris itu berkaitan dengan dugaan penggunaan kontrak komersial palsu. Skema itu diduga dipakai untuk meningkatkan pendapatan dan menekan jumlah biaya yang dilaporkan.
Dugaan pelanggaran tersebut mencakup nilai lebih dari 900 juta pound sterling. Periode pelanggaran disebut berlangsung hampir satu dekade, yakni dari 2009 hingga 2018.
Rentang waktu itu juga mencakup sebagian masa kepelatihan Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini di Manchester City. Dengan demikian, perkara tersebut tidak hanya menyentuh era Guardiola.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

