Pelatih timnas Indonesia John Herdman menegaskan gaya bermain Garuda di bawah arahannya akan merangkum kekuatan terbaik tim saat menghadapi St Kitts and Nevis, Jumat, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Laga FIFA Series melawan St Kitts and Nevis akan menjadi pertandingan perdana Indonesia bersama Herdman. Ia baru ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia pada Januari 2026.
Herdman mengatakan identitas permainan Indonesia harus mencerminkan karakter bangsa. Menurut dia, ada unsur pekerja keras, sisi artistik, serta kebersamaan yang harus terlihat di lapangan.
“Sebagai sebuah negara, apa yang Anda terima adalah identitas yang mewakili diri Anda. Dari apa yang saya lihat di Indonesia, orang-orangnya pekerja keras, ada semangat artistik, dan ada kekeluargaan, ada kebersamaan,” kata Herdman pada jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.
Ia menilai seluruh elemen itu akan dirangkum dalam gaya bermain timnas Indonesia. Herdman juga mengaku menyukai sejumlah aspek dari versi timnas sebelumnya.
“Jadi semua elemen itu akan terangkum dalam gaya permainan kami. Saya rasa, jika melihat versi Indonesia sebelumnya, ada banyak hal yang saya sukai. Kemampuan bertahan tim, kemampuan mereka untuk tetap kompak, kuat, dan solid,” lanjutnya.
Meski begitu, Herdman melihat masih ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki. Ia menyoroti transisi serangan dan organisasi serangan agar permainan Indonesia lebih dinamis dan lebih langsung.
Selain itu, kemampuan beradaptasi juga menjadi perhatian pelatih asal Inggris tersebut. Menurut dia, timnas Indonesia pada beberapa momen masih mudah ditebak lawan.
“Dalam sepak bola internasional saat ini, Anda harus lebih mudah beradaptasi. Baik sebelum pertandingan, selama pertandingan, maupun di antara pertandingan. Jadi, Anda akan melihat elemen tersebut dalam sepak bola,” ucap pelatih yang sukses meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022 itu.
Dalam kesempatan yang sama, Herdman juga memberi apresiasi kepada para pelatih yang pernah menangani timnas Indonesia. Ia secara khusus menyebut Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
“Anda tahu, kerja bagus dari Shin Tae-yong, kerja bagus dari Patrick Kluivert. Setiap pelatih menambahkan sesuatu ke tim ini, identitas mereka,” kata pelatih asal Inggris itu.
Menurut Herdman, fondasi yang dibangun pelatih sebelumnya menjadi modal penting bagi tim saat ini. Ia menilai struktur pertahanan yang dibuat Shin Tae-yong sangat baik, sedangkan Patrick membawa pendekatan yang lebih ekspansif.
“Jadi bagi seorang pelatih, Anda bekerja dengan fondasi yang ada, dan seperti yang saya katakan, struktur pertahanan yang diterapkan oleh Shin Tae-yong sangat fantastis, Patrick membawa gaya yang lebih ekspansif. Dan bagi saya, ini membawa hal tersebut ke tingkat berikutnya,” pungkasnya.
Pernyataan itu menegaskan arah permainan yang ingin dibangun Herdman pada fase awal kepemimpinannya. Ujian pertama akan datang saat Indonesia menjalani FIFA Series melawan St Kitts and Nevis di Jakarta, Jumat.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

