Dewa United mengakhiri kerja sama dengan Jan Olde Riekerink setelah empat musim berjalan bersama. Kedua pihak menyepakati perpisahan tersebut, sehingga pelatih asal Belanda itu tidak lagi memimpin Banten Warriors.
Presiden Dewa United Banten FC, Ardian Satya Negara, menempatkan kontribusi Jan sebagai bagian penting dari perjalanan klub sejak masa awal pembangunan tim hingga bersaing di level yang lebih tinggi.
Dewa United Sepakati Perpisahan dengan Jan Olde Riekerink
Keputusan Dewa United dan Jan Olde Riekerink menutup kerja sama yang sudah berjalan selama empat musim. Dalam periode itu, klub mengalami perubahan posisi kompetitif di Liga 1.
Ardian Satya Negara menyebut Jan hadir ketika Dewa United masih berada pada tahap awal membangun klub. Ia menilai pelatih tersebut membantu tim tumbuh secara bertahap.
Coach Jan datang ketika kami masih berada di tahap awal membangun klub. Dalam empat musim, beliau membantu kami bertumbuh sedikit demi sedikit.
Ardian juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi Jan selama menangani Dewa United. Ia menilai pelatih asal Belanda itu ikut membawa klub keluar dari situasi papan bawah dan kemudian bersaing di papan atas.
Jejak Jan Olde Riekerink dari Peringkat 17 ke Runner-up
Perjalanan Jan bersama Dewa United mencatat beberapa perubahan posisi di kompetisi domestik. Pada musim pertama bersama Jan, Dewa United menutup Liga 1 di peringkat ke-17.
Setelah itu, Banten Warriors naik ke posisi kelima pada musim berikutnya. Dewa United kemudian mencatat sejarah pada musim 2024/25 dengan finis sebagai runner-up.
Pada musim 2025/26, Dewa United mengakhiri kompetisi domestik di peringkat ketujuh. Klub juga merasakan atmosfer kompetisi Asia saat tampil di AFC Challenge League 2025/2026.
AFC Challenge League Masuk Catatan Empat Musim Jan
Selain perjalanan di Liga 1, Jan Olde Riekerink membawa Dewa United menembus perempat final AFC Challenge League 2025/2026. Catatan itu melengkapi periode empat musimnya bersama klub.
Bagi Dewa United, pengalaman di Asia menjadi bagian dari fase perkembangan klub selama era Jan. Sumber tidak memuat informasi mengenai sosok pengganti Jan setelah perpisahan ini.
Karena sumber tidak memuat kaitan dengan agenda Timnas Indonesia, fokus kabar ini tetap berada pada akhir kerja sama Dewa United dan Jan Olde Riekerink.
Fakta Kunci Perpisahan Dewa United dan Jan
- Dewa United dan Jan Olde Riekerink menyepakati akhir kerja sama.
- Jan menangani Dewa United selama empat musim.
- Dewa United finis peringkat ke-17 pada musim pertama bersama Jan.
- Banten Warriors naik ke posisi kelima pada musim berikutnya.
- Dewa United menjadi runner-up pada musim 2024/25.
- Pada musim 2025/26, Dewa United mencapai perempat final AFC Challenge League dan finis ketujuh di liga.
Perpisahan ini menutup salah satu periode penting dalam perjalanan Dewa United di kompetisi Indonesia dan Asia. Klub mengakhiri era Jan dengan rekam jejak yang mencakup kenaikan posisi liga serta pengalaman di level kontinental.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

