Pelatih Persib Bojan Hodak mengakui timnya tampil kurang maksimal pada babak pertama saat menghadapi Bhayangkara FC di Bandarlampung, Kamis. Persib sempat kebobolan dua gol cepat sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menang 4-2.
Bojan menilai awal laga menjadi masalah utama bagi timnya. Menurut dia, Persib tidak menjalankan antisipasi serangan balik Bhayangkara FC dengan baik.
“Kami memulai pertandingan dengan tidak bagus. Sebenarnya kami sudah memberi tahu dan menjelaskan kepada pemain bagaimana Bhayangkara melakukan serangan balik, tetapi mereka bisa berhasil mencetak dua gol cepat,” kata Bojan dalam jumpa pers di Bandarlampung, Kamis.
Selain kebobolan cepat, Persib juga dinilai kurang efektif memanfaatkan peluang pada babak pertama. Bojan menyebut timnya memiliki tiga peluang yang seharusnya bisa berbuah gol, tetapi hanya satu yang berhasil dikonversi.
Memasuki babak kedua, permainan Persib berubah. Tim tamu tampil lebih agresif dan mulai menjalankan instruksi taktik dengan lebih baik.
“Memasuki babak kedua, kami menunjukkan perubahan signifikan dalam permainan. Para pemain mulai memahami instruksi taktik yang diberikan dan tampil lebih agresif. Kami ingin menunjukkan bahwa kami punya taktikal yang bagus dan keinginan kuat untuk memenangkan pertandingan,” katanya.
Perubahan itu berujung positif bagi Persib. Setelah tertinggal pada paruh pertama, tim asuhan Bojan Hodak mampu membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 4-2 atas Bhayangkara FC.
Bojan juga mengungkapkan suasana ruang ganti saat jeda babak pertama. Ia menyebut ada rasa kecewa dan marah usai penampilan tim pada 45 menit awal.
“Waktu jeda babak pertama suasana ruang ganti dipenuhi rasa kecewa dan kemarahan, atas hasil babak pertama, namun hal itu justru menjadi motivasi bagi tim untuk bangkit di babak kedua dan akhirnya apa yang kami perjuangkan untuk klub bisa terwujud,” kata Bojan.
Kemenangan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesiapan tim menatap laga berikutnya. Bojan menegaskan hasil itu menjadi modal berharga bagi Persib.
“Secara keseluruhan semuanya bagus dan akhirnya kami bisa mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya,” kata dia.
Tambahan tiga poin membuat Persib menggeser Borneo FC dari puncak klasemen Indonesia Super League. Kedua tim sama-sama mengoleksi 69 poin, tetapi Persib unggul head to head.
Di sisi lain, Bhayangkara harus turun ke posisi keenam klasemen dengan 47 poin. Hasil ini menutup laga yang sempat berjalan sulit bagi Persib, terutama pada babak pertama.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

