Barcelona menegaskan pada Jumat, 2 Oktober 2026, bahwa UEFA tidak membuka investigasi baru terhadap klub dalam kasus Negreira. Klarifikasi itu disampaikan melalui situs resmi klub, setelah UEFA mengonfirmasi menerima dokumen dari Real Madrid untuk dinilai dalam penyelidikan yang sudah berjalan.
Kasus ini berkaitan dengan pembayaran Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira, mantan wakil presiden Komite Teknis Wasit Federasi Sepak Bola Spanyol (CTA). Barcelona menekankan, proses di UEFA sudah dimulai sejak 2023 dan tidak pernah ditutup.
“UEFA tidak membuka proses baru terhadap FC Barcelona. Proses tersebut dimulai pada 2023 dengan penunjukan dua penyelidik yang sejak saat itu telah melakukan tindakan yang mereka anggap perlu. Klub selalu memenuhi seluruh permintaan mereka,” demikian pernyataan Barcelona.
Barcelona menjelaskan, karena proses itu tidak pernah dihentikan, maka tidak tepat bila disebut dibuka kembali. Klub juga merespons soal dokumen yang dikirim Real Madrid kepada UEFA dalam perkara tersebut.
Menurut Barcelona, penjelasan UEFA hanya menegaskan bahwa badan itu telah menerima berkas dari Real Madrid. Dokumen tersebut, kata klub, akan ditelaah oleh para penyelidik dalam kerangka penyelidikan yang sudah ada.
“Dokumen tersebut tidak mengumumkan pembukaan, pembukaan kembali, atau pengaktifan kembali proses apa pun, dan juga tidak memuat penilaian mengenai substansi atau nilai dokumentasi yang diserahkan,” tulis Barcelona.
Barcelona menambahkan, keputusan mengenai langkah berikutnya sepenuhnya berada di tangan penyelidik UEFA. Hingga saat ini, klub menyebut belum ada permintaan baru yang diajukan kepada mereka. Barcelona juga menyatakan belum menerima penyampaian pengaduan Real Madrid secara langsung.
“Bila mereka melakukannya, klub akan memberikan tanggapan sebagaimana mestinya, seperti yang selama ini dilakukan,” kata pernyataan tersebut.
Klub asal Katalunya itu juga menegaskan proses UEFA dalam kasus Negreira masih berkaitan dengan perkara pidana yang sedang berlangsung di Spanyol. Karena itu, jalannya proses di level UEFA tetap mengacu pada perkembangan perkara hukum tersebut.
“Sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam perkara ini, proses tersebut tunduk pada hasil perkara pidana yang saat ini sedang diperiksa di Spanyol dan akan tetap demikian,” kata Barcelona.
Barcelona juga menyebut status mereka di kompetisi Eropa tidak berubah sejak penyelidikan UEFA dimulai. Klub menegaskan mereka tetap memperoleh lisensi UEFA tanpa keberatan dan terus ambil bagian dalam ajang antarklub Eropa.
Klarifikasi ini muncul setelah UEFA mengonfirmasi telah menerima sejumlah besar dokumen dari Real Madrid. Berkas itu akan menjadi bahan penilaian dalam penyelidikan yang sudah berjalan terkait kasus Negreira.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

