Gustavo Almeida menegaskan fokus Persija Jakarta saat ini adalah menyapu bersih empat laga tersisa di BRI Super League 2025/2026. Pernyataan itu disampaikan pada Minggu, 3 Mei 2026, di Jakarta, menjelang laga tandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah.
Penyerang Persija Jakarta itu memilih tidak terlalu memikirkan peluang juara Macan Kemayoran. Menurut dia, tim lebih baik berkonsentrasi pada satu pertandingan demi satu pertandingan.
“Seperti yang saya katakan, kami sekarang hanya berpikir hari demi hari, pertandingan demi pertandingan,” kata Almedia dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
Secara matematis, Persija masih memiliki peluang menjadi juara. Saat ini, Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 62 poin. Mereka terpaut tujuh poin dari Persib Bandung serta Borneo FC.
Namun, peluang itu juga bergantung pada hasil buruk dua pesaing tersebut. Karena itu, Almeida menilai fokus pada performa tim menjadi hal yang lebih penting dibanding menghitung peluang di klasemen.
“Tentu kami ingin mencoba menjadi juara, tetapi saat ini lebih baik fokus untuk tetap bermain bagus. Kami hanya memikirkan satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ujar dia menambahkan.
Persija akan memulai rangkaian empat laga terakhir dengan bertandang ke markas Persijap Jepara pada Senin (4/5). Laga itu digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah. Persijap masih berjuang menjauh dari ancaman degradasi.
Setelah itu, Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Persib pada Minggu (10/5). Enam hari kemudian, Rizky Ridho dan kawan-kawan akan melakoni laga tandang menghadapi Persik Kediri. Persija lalu menutup musim di kandang sendiri melawan Semen Padang pada 23 Mei 2026.
Almeida menegaskan timnya terus menatap laga terdekat. Ia menyebut kepercayaan antarpemain menjadi modal penting Persija untuk menghadapi sisa musim.
“Kami terus melangkah maju dan bersiap untuk pertandingan minggu ini melawan Persijap. Kami memiliki kepercayaan satu sama lain, dan itu yang paling penting bagi kami,” kata pemain Brasil berusia 19 tahun tersebut.
Menurut Almeida, Persija wajib memburu 12 poin dari empat pertandingan terakhir. Target itu dinilai penting agar tim menutup musim sebaik mungkin, terlepas dari hasil akhir dalam perebutan gelar.
Ia juga menyinggung pentingnya kemenangan bagi suasana tim dan para pendukung. Almeida menyebut setiap hasil negatif selalu menimbulkan rasa kecewa karena Persija bermain untuk menang.
“Tentu saja, ketika kami tidak memenangkan pertandingan, semua orang merasa sedih. Karena kami berada di sini untuk menang dan memberikan kebahagiaan bagi para pendukung, keluarga, dan juga diri kami sendiri,” ujarnya.
Dengan empat laga tersisa, Persija masih menjaga asa di papan atas. Meski begitu, Almeida menegaskan fokus utama tim saat ini bukan pada hitung-hitungan juara, melainkan meraih kemenangan di setiap pertandingan yang tersisa.
Sumber: ANTARA

