Sumber gambar: cnnindonesia.com
Timnas

Kevin Diks Ungkap Alasan Rizky Ridho Jadi Kapten Timnas Indonesia

Kevin Diks memberikan pujian kepada Rizky Ridho yang dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia saat menghadapi Oman dalam laga uji coba FIFA Matchday.

Pemain Borussia Monchengladbach itu menilai Ridho merupakan sosok pemimpin yang matang. Menurut Diks, bek Timnas Indonesia tersebut mendapat rasa hormat besar dari seluruh pemain di skuad Garuda.

Rizky Ridho Kapten Timnas Indonesia Lawan Oman

Diks menyampaikan pandangannya dalam sesi jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (4/6). Ia menegaskan Ridho layak memimpin rekan-rekannya dalam pertandingan melawan Oman.

Baca juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Oman: Marselino Berpeluang Starter

“Ya, Ridho akan menjadi kapten besok. Dia adalah seorang pemimpin, dia orang yang baik dan dia mendapat rasa hormat yang besar dari semua pemain, termasuk saya,” kata Diks.

Diks juga menilai Ridho bisa mewakili pemain lain di lapangan. Kepercayaan kepada Ridho disebut bukan sesuatu yang mengejutkan karena ia dinilai punya karakter kepemimpinan.

“Dia akan memimpin kita besok dan saya pikir dia pantas mendapatkannya,” ujar Diks.

Pertandingan Timnas Indonesia melawan Oman dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (5/6) pukul 20.00 WIB. Laga ini menjadi bagian dari agenda FIFA Matchday.

Kevin Diks Optimistis Menatap Laga Indonesia vs Oman

Selain membahas Ridho, Diks juga menyampaikan optimisme menjelang pertandingan. Ia menyebut para pemain telah melewati beberapa hari yang berat untuk membangun ritme bersama.

Menurut Diks, skuad Timnas Indonesia berada dalam arah dan keputusan yang sama. Kondisi itu menjadi modal penting sebelum menghadapi Oman.

“Kami sudah melewati beberapa hari yang berat untuk membangun ritme. Semua pemain ada di dalam arah, pengaturan, dan keputusan yang sama,” ucap Diks.

Diks juga berharap Timnas Indonesia mendapat dukungan penuh dari suporter di GBK. Ia ingin skuad Garuda mampu meraih hasil positif dalam laga tersebut.

“Kami membutuhkan dukungan. Semoga kami bisa mengalahkan Oman untuk pertama kalinya dalam 38 tahun,” kata pemain yang bisa berposisi sebagai bek sayap atau bek tengah itu.

Peran Diks untuk Mathew Baker

Diks juga menyinggung peran tambahan yang ia jalani di Timnas Indonesia. Pemain berusia 29 tahun tersebut akan menjadi mentor bagi Mathew Baker, pemain muda yang ikut dipanggil John Herdman.

Menurut Diks, Baker memiliki potensi besar. Ia mengaku sudah melihat kualitas itu sejak hari pertama bertemu dengan pemain muda tersebut.

“Mathew [Baker] adalah anak muda dengan banyak potensi. Saya bisa melihat itu sejak hari pertama melihatnya,” ujar Diks.

Diks mengatakan pengalamannya menembus sepak bola profesional pada usia 17 tahun membuatnya memahami situasi yang dihadapi Baker. Karena itu, ia berusaha membantu Baker sebisa mungkin selama berada di Timnas Indonesia.

“Saya pikir ketika menembus sepak bola profesional pada usia 17 tahun, maka saya bisa paham situasinya. Saya mencoba membantunya sebisa saya,” ucap Diks.

Dalam laga melawan Oman, Diks kemungkinan besar akan berperan sebagai libero. Ia diproyeksikan mengisi posisi yang biasa ditempati Jay Idzes. Pada pertandingan ini, Idzes absen karena masih menjalani pemulihan cedera.