PSSI menyatakan dukungan penuh kepada Khiev Sameth untuk melanjutkan jabatan sebagai Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) periode 2026-2031. Dukungan itu disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.
Dukungan tersebut diberikan setelah PSSI menilai AFF mencatat transformasi positif di bawah kepemimpinan Khiev Sameth. Erick Thohir menegaskan kesinambungan kepemimpinan AFF penting di tengah kebangkitan sepak bola Asia Tenggara.
“Di bawah kepemimpinan Presiden AFF, Gen. Khiev Sameth, AFF terus menjadi kekuatan yang menyatukan sepak bola Asia Tenggara. AFF berkomitmen besar dalam memperkuat kolaborasi antar asosiasi anggota serta meningkatkan kualitas kompetisi di kawasan kita,” kata Erick Thohir.
Menurut Erick, kepercayaan AFF terhadap PSSI juga menjadi dasar kuat atas dukungan tersebut. Ia menyebut transformasi yang dijalankan PSSI telah diakui AFF dalam beberapa tahun terakhir.
Pengakuan itu terlihat dari penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah sejumlah turnamen AFF. Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia dipercaya menggelar berbagai ajang kelompok umur putra dan putri.
“AFF sudah percaya dengan transformasi yang dilakukan PSSI. Kepercayaan ini terbukti nyata dari event-event AFF yang dilaksanakan di Indonesia, seperti ASEAN U-23 Championship 2025, ASEAN U-19 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-17 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-19 Women’s Championship 2025, serta ASEAN U-16 Girls’ Championship 2025,” ujar Erick Thohir.
Khiev Sameth merupakan pemimpin militer dari Kamboja yang memimpin Federasi Sepakbola ASEAN sejak 2019. Ia kemudian terpilih kembali pada November 2022 tanpa pesaing untuk periode kedua yang berakhir pada 2026.
PSSI juga menilai stabilitas kepemimpinan AFF penting untuk menyambut agenda besar sepak bola dunia di kawasan Asia Tenggara. Erick menyoroti meningkatnya kepercayaan FIFA kepada negara-negara di kawasan ini.
“Keberlanjutan kepemimpinan sangat penting karena Asia Tenggara sedang membangun kompetisi level dunia,” kata Erick Thohir.
Erick menyebut FIFA telah memberikan kepercayaan kepada Asia Tenggara untuk menggelar sejumlah agenda penting. Indonesia menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-17 2023 dan FIFA Series 2026.
Selain itu, FIFA Women’s World Cup 2023 digelar di Australia. Lalu FIFA Women’s Futsal World Cup 2025 berlangsung di Filipina.
“FIFA telah mempercayakan sejumlah agenda mereka di Asia Tenggara, seperti FIFA World Cup U-17 2023 dan FIFA Series 2026 di Indonesia, FIFA Women’s World Cup 2023 di Australia, FIFA Women’s Futsal World Cup 2025 di Filipina, dan yang paling membanggakan, Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026.”
PSSI menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan AFF dan seluruh asosiasi anggota. Dukungan kepada Mayor Jenderal Khiev Sameth disebut menjadi langkah untuk menjaga visi bersama dalam membangun sepak bola Asia Tenggara yang profesional dan kompetitif.
“Kami di PSSI berdiri di belakang Gen. Khiev Sameth. Bersama-sama, kita akan membawa sepak bola Asia Tenggara terbang lebih tinggi,” ujar Erick Thohir.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

