John Herdman Ambil Jeda Usai Timnya Kalah dari Bulgaria dalam Laga Terbaru
Sepakbola Indonesia

John Herdman Ambil Jeda Usai Timnya Kalah dari Bulgaria dalam Laga Terbaru

John Herdman Pilih Jeda Usai Indonesia Kalah dari Bulgaria

Pelatih timnas Indonesia John Herdman menyatakan akan mengambil istirahat sejenak setelah menuntaskan dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3). Keputusan itu disampaikan usai Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria pada laga final.

Herdman mengatakan jeda singkat itu dibutuhkannya untuk meninjau dua pertandingan dengan kepala dingin. Dalam ajang itu, Indonesia lebih dulu menang 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis pada Jumat (27/3), lalu takluk dari Bulgaria.

“Untuk perbaikan, saya akan meninjau pertandingan dalam dua minggu ke depan. Saat ini saya masih emosional karena kami sangat ingin menang,” kata Herdman dalam jumpa pers setelah laga melawan Bulgaria.

Pelatih kelahiran Consett, Inggris itu menegaskan dirinya tidak ingin terburu-buru memberi penilaian saat emosi belum reda. Ia memilih mundur sejenak sebelum mengevaluasi kekuatan dan kekurangan timnya.

“Saya selalu mengatakan, jangan berbicara terlalu banyak saat emosi. Saya perlu mundur sejenak, menilai pertandingan dengan kepala dingin, dan melihat kekuatan tim terlebih dahulu, hal-hal yang bisa kami bangun,” ujarnya.

Meski menelan kekalahan, Herdman tetap melihat sisi positif dari dua laga awal bersama timnas Indonesia. Menurut dia, skuad Garuda menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan cukup baik meski persiapan hanya sekitar satu minggu.

Ia menilai timnya mampu menjalankan dua sistem berbeda di lapangan. Kemampuan itu disebutnya dapat menjadi modal penting Indonesia saat menghadapi lawan-lawan kuat di Asia.

“Kemampuan berpindah antara dua sistem bertahan dalam dua hari adalah hal positif. Kami bisa menjadi salah satu tim paling adaptif di Asia, dan itu akan menjadi kekuatan besar saat menghadapi tim kuat,” ucap dia.

Di sisi lain, Herdman mengakui masih ada kekurangan yang harus segera dibenahi. Salah satu masalah utama adalah minimnya waktu bersama pemain, sehingga penerapan taktik dan gaya bermain belum berjalan maksimal.

Untuk mengejar hal itu, ia bahkan menambah porsi latihan setiap hari. Herdman menggelar sesi tambahan di lapangan basket Gelora Bung Karno demi memperkuat pemahaman taktik pemain.

Ia berharap situasi itu membaik pada agenda pertandingan internasional Juni mendatang. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, Herdman yakin timnya bisa meningkatkan kualitas serangan.

“Kami hanya butuh waktu. Di jeda internasional Juni nanti, saya berharap punya waktu lebih panjang untuk memperkuat pola serangan—pergerakan di sepertiga akhir, timing masuk ke kotak penalti,” kata pelatih berusia 50 tahun itu.

“Kami sudah masuk ke area bagus, tetapi umpan silang belum cukup tajam, belum otomatis. Itu akan datang dengan latihan lebih banyak,” lanjut dia.

Dua laga FIFA Series 2026 menjadi awal kerja Herdman bersama timnas Indonesia. Dari hasil tersebut, ia membawa Indonesia menang sekali dan kalah sekali dalam turnamen yang digelar di SUGBK, Jakarta.

Sumber: ANTARA

Tinggalkan Komentar