Jacksen Ferreira Tiago menyiapkan latihan intensif untuk pemain putri jebolan MilkLife Soccer Challenge Samarinda, Minggu, di Jakarta. Program itu disusun setelah ia mengantongi 25 nama yang diproyeksikan tampil pada MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026.
Ke-25 pemain tersebut akan mengikuti MilkLife Soccer Extra Training dalam waktu dekat. Dari proses itu, nantinya akan dipilih 16 pemain terbaik. Seleksi akhir dilakukan sekitar dua pekan sebelum turnamen nasional di Kudus, Jawa Tengah, pada 24-28 Juni.
“Kita harus selektif, tetapi juga memberi ruang seluas-luasnya kepada anak-anak untuk beradaptasi,” kata Jacksen.
Menurut mantan pelatih tim nasional Indonesia itu, program tambahan untuk pemain Samarinda perlu dijalankan dengan intensitas lebih tinggi. Alasannya, pembinaan sepak bola putri di daerah tersebut masih berada pada tahap awal.
Meski begitu, Jacksen tetap optimistis perkembangan pemain bisa dipercepat. Ia menilai ketertinggalan itu masih dapat dikejar lewat kerja keras, disiplin latihan, dan kesempatan bertanding yang berkelanjutan.
Samarinda menjadi salah satu kota debutan pada MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026. Ajang itu berlangsung di Borneo FC Training Centre pada 23-26 April. Meski baru pertama kali digelar, turnamen tersebut mendapat sambutan besar.
Total ada 642 siswi yang ambil bagian dalam turnamen itu. Mereka berasal dari 44 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Angka tersebut menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembinaan sepak bola putri usia dini di Samarinda.
“Di daerah seperti Samarinda, kegiatan untuk anak-anak dan remaja masih sangat minim. Jadi ketika MLSC hadir di sini, ini menjadi kesempatan besar dan membawa angin segar bagi masa depan putri-putri kita,” ujar Jacksen.
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 akan mempertemukan pemain-pemain terbaik dari 12 kota penyelenggara. Turnamen itu menjadi bagian dari pembinaan berjenjang sepak bola putri usia dini di Indonesia.
Program latihan tambahan yang disiapkan Jacksen menjadi langkah awal sebelum para pemain Samarinda bersaing di level nasional. Fokus utama saat ini adalah adaptasi, peningkatan intensitas latihan, dan penyaringan pemain terbaik menuju MLSC All-Stars 2026.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

