Pelatih timnas Indonesia John Herdman terus aktif memberi instruksi saat memimpin tim Garuda melawan St Kitts and Nevis pada FIFA Series, Jumat, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Seusai laga, Herdman menjelaskan sikapnya itu berkaitan dengan latar belakangnya sebagai putra kelahiran Newcastle. Pada pertandingan debutnya itu, Indonesia menang 4-0 atas St Kitts and Nevis.
Herdman mengatakan gairah sepak bola dari kota asalnya membentuk cara dirinya memimpin tim di tepi lapangan. Ia menilai semangat itu harus hadir, tetapi tetap dibarengi kerangka taktis yang jelas. Menurut dia, tim yang dibentuk dalam waktu singkat membutuhkan pengingat secara terus-menerus sepanjang pertandingan.
“Ya, saya berasal dari Newcastle. Itu adalah kota sepak bola yang penuh gairah dan, yah,” kata Herdman pada jumpa pers setelah pertandingan usai.
“Menurut saya gairah itu harus ada. Tetapi jelas ada kerangka taktis dan saya memiliki harapan yang tinggi terhadap para pemain. Dan ketika Anda menyatukan sebuah tim untuk waktu yang singkat, Anda butuh pengingat yang konstan,” katanya.
Kemenangan 4-0 atas St Kitts and Nevis menjadi awal positif bagi Herdman bersama timnas Indonesia. Meski skor terlihat meyakinkan, ia menegaskan pertandingan itu tidak berjalan mudah. Herdman menilai lawannya tetap berbahaya bila diberi ruang untuk berkembang.
“Terakhir kali saya melawan St. Kitts and Nevis, kami (timnas Kanada), Anda tahu, kami memiliki pemain dari Bayern Munich (Alphonso Davies), kami hanya mengalahkan mereka 1-0. Itu pertandingan yang sangat sulit, di St. Kitts and Nevis,” ujar sosok yang meloloskan timnas Kanada ke Piala Dunia 2022 itu.
“Jadi Anda tahu bahwa Anda tidak bisa memberi mereka sedikit pun celah. Jika tim itu mampu mencuri gol, mereka akan menjadi lawan yang sangat sulit,” katanya.
Herdman menyebut salah satu kunci kemenangan Indonesia adalah kedisiplinan saat menghadapi tekanan awal lawan. Ia mengaku sudah memperkirakan St Kitts and Nevis akan langsung menyerang pada menit-menit pertama. Karena itu, fokus utama timnya adalah tetap disiplin dan profesional pada fase awal laga.
“Menurut saya kedisiplinan untuk menahan badai awal itu sangat penting malam ini, kami tahu mereka akan keluar menyerang pada menit-menit pertama dan jika kami bisa memastikan kami disiplin dan profesional pada 15, 20 menit pertama, kami tahu peluang kami akan datang,” ujar Herdman.
Ia juga menyoroti profesionalisme para pemain Indonesia sepanjang pertandingan. Menurut Herdman, para pemain sudah menetapkan sasaran sejak awal, yakni mencetak empat gol dan menjaga clean sheet. Kedua target itu dinilainya berhasil diwujudkan dengan baik.
“Jadi apa yang paling membantu, saya pikir apa yang saya temukan benar-benar solid dalam penampilan ini adalah profesionalisme para pemain. Saya pikir mereka, mereka jelas, mereka menetapkan target, targetnya mencetak empat gol dan menjaga clean sheet, dan untuk melakukan keduanya adalah hal yang sangat penting,”
Pelatih asal Newcastle itu juga memuji para pemain karena tetap memegang rencana permainan meski sudah unggul besar. Ia menilai situasi seperti itu kerap membuat tim kehilangan disiplin dan terlalu terbuka. Namun, menurut dia, hal tersebut tidak terjadi pada timnas Indonesia dalam laga ini.
“Sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap, Anda tahu, mencoba mencetak lebih banyak gol ketika tim lawan bertahan dan Anda bisa terbuka dan terkena serangan balik. Tetapi malam ini kedisiplinan itu ada. Saya sangat terkesan,” kata Herdman.
Sumber: ANTARA
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

