Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto tetap mempertahankan 19 pemain menjelang Kejuaraan ASEAN Futsal 2026. Keputusan itu disampaikan Souto usai memimpin latihan di Jakarta, Rabu (1/4/2026). Turnamen tersebut akan berlangsung di Thailand pada 5-13 April.
Souto menegaskan belum ada pengurangan jumlah pemain dalam skuad. Ia memilih memberi kesempatan kepada seluruh pemain hingga hari terakhir persiapan.
“Tidak, masih 19 pemain. Saya suka mempertahankan jumlah pemain lebih banyak karena saya hanya bekerja dengan mereka setiap dua bulan sekali atau semacam itu. Jadi saya ingin memberi semua kesempatan sampai hari terakhir,” kata Souto.
Pelatih asal Spanyol itu menilai waktu bersama para pemain sangat penting. Menurut dia, kebersamaan dalam latihan menjadi cara untuk melihat kemampuan, pemahaman permainan, dan motivasi pemain.
“Ini seperti menanam pohon, Anda harus menyiramnya. ‘Air’ bagi saya adalah memberi mereka waktu bersama saya, memberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, pemahaman permainan, dan juga motivasi mereka,” katanya.
Souto juga menegaskan dirinya memang senang bekerja dengan jumlah pemain yang lebih banyak. Ia menilai hal itu penting untuk memperluas kesiapan timnas futsal Indonesia.
“Saya selalu suka bekerja dengan banyak pemain. Anda bisa lihat di Piala Asia Futsal, komposisi pemain berbeda dengan SEA Games sebelumnya. Saya selalu melakukan perubahan dan memberi kesempatan karena menurut saya penting bagi futsal Indonesia untuk punya banyak pemain yang siap bermain kapan saja,” tutur pelatih asal Spanyol.
Meski begitu, Souto mengakui waktu persiapan tim sangat terbatas. Karena itu, ia berusaha memaksimalkan sesi latihan yang tersedia untuk memperkenalkan konsep permainan kepada para pemain.
“Tentu saja, dengan hanya sekitar enam jam latihan, kami hanya bisa memperkenalkan konsep-konsep kepada pemain dan menjelaskan situasi yang kami ingin mereka pahami dan terapkan di pertandingan,” kata Souto.
Ia mengatakan tim masih akan melanjutkan persiapan teknis sebelum bertolak ke Thailand. Fokus latihan berikutnya adalah power play dan bola mati.
“Besok kami akan mempersiapkan power play dan melanjutkan latihan bola mati. Setelah itu, hanya dengan lima sesi latihan, kami akan berangkat ke Thailand, menjalani satu latihan resmi, dan mencoba memberikan yang terbaik di pertandingan,” pungkasnya.
Pada Kejuaraan ASEAN Futsal 2026, Indonesia berada di Grup A bersama Australia, Malaysia, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Indonesia akan memulai perjuangannya pada Senin (6/4) melawan Brunei Darussalam.
Setelah itu, Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia pada Selasa (7/4). Laga fase grup kemudian ditutup dengan pertandingan melawan Australia pada Rabu (8/4).
Indonesia datang ke turnamen ini dengan status juara bertahan. Pada edisi 2024, tim Garuda menjadi juara setelah mengalahkan Vietnam 2-0 di final.
Gelar tersebut menjadi trofi kedua Indonesia di Kejuaraan ASEAN Futsal. Sebelumnya, Indonesia juga pernah menjadi juara pada edisi 2010.
Sumber: ANTARA News
Seorang penulis berita olahraga berpengalaman dengan lebih dari lima tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, khususnya sepak bola Indonesia. Memiliki pemahaman mendalam tentang kompetisi domestik seperti Liga 1 dan Liga 2, serta perkembangan tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional.
Dikenal memiliki gaya penulisan yang cepat, akurat, dan berimbang, serta mampu mengikuti dinamika berita yang bergerak cepat di dunia sepak bola nasional. Selain itu, aktif mengikuti tren dan perkembangan terbaru dalam industri olahraga digital, termasuk media sosial dan platform berita online.

